IHSG Diproyeksi Bergerak pada Kisaran 4.810-4.900
Rabu, 22 Juli 2015 - 08:35 WIB
IHSG Diproyeksi Bergerak pada Kisaran 4.810-4.900
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diproyeksikan bergerak pada kisaran 4.810 hingga 4.900.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju IHSG pada perdagangan hari ini masih akan cenderung bergerak mixed.
"Tertahan dengan range pergerakan 4.810-4.900," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2015).
Dia menjelaskan, sentimen yang akan menjadi fokus investor di tengah libur panjangnya bursa Indonesia yaitu tingkat inflasi, neraca perdagangan, dan Kebijakan moneter European Central Bank (ECB) di Eropa.
"Serta tingkat investasi asing dan pinjaman baru di China. Lalu beberapa data ekonomi AS yang cenderung positif," jelas dia.
Lanjar menyebutkan, IHSG sebelum libur Lebaran terkoreksi -31.96 poin sebesar -0.65% di level 4.869,85 dengan volume yang cenderung sepi.
Hanya sektor industri dasar (basic industry) dan konsumsi (consumer) yang bertahan pada zona positif. Selain itu, data ekspor dan impor yang tidak terlalu negatif dari perkiraan.
Terkoreksinya IHSG sebelum libur Lebaran disebabkan oleh neraca perdagangan yang berkontraksi dari perkiraan, di mana dirilis di level USD0,48 miliar dengan ekspetasi naik USD0,9 miliar.
Kemudian sepinya investor pada hari akhir menjelang Lebaran serta cuti bersama di tengah gejolak ekonomi global.
"Membuat investor asing terlihat kembali mencatatkan net sell sebesar Rp291,27 miliar pada perdagangan sebelum Lebaran," pungkasnya.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju IHSG pada perdagangan hari ini masih akan cenderung bergerak mixed.
"Tertahan dengan range pergerakan 4.810-4.900," ujarnya di Jakarta, Rabu (22/7/2015).
Dia menjelaskan, sentimen yang akan menjadi fokus investor di tengah libur panjangnya bursa Indonesia yaitu tingkat inflasi, neraca perdagangan, dan Kebijakan moneter European Central Bank (ECB) di Eropa.
"Serta tingkat investasi asing dan pinjaman baru di China. Lalu beberapa data ekonomi AS yang cenderung positif," jelas dia.
Lanjar menyebutkan, IHSG sebelum libur Lebaran terkoreksi -31.96 poin sebesar -0.65% di level 4.869,85 dengan volume yang cenderung sepi.
Hanya sektor industri dasar (basic industry) dan konsumsi (consumer) yang bertahan pada zona positif. Selain itu, data ekspor dan impor yang tidak terlalu negatif dari perkiraan.
Terkoreksinya IHSG sebelum libur Lebaran disebabkan oleh neraca perdagangan yang berkontraksi dari perkiraan, di mana dirilis di level USD0,48 miliar dengan ekspetasi naik USD0,9 miliar.
Kemudian sepinya investor pada hari akhir menjelang Lebaran serta cuti bersama di tengah gejolak ekonomi global.
"Membuat investor asing terlihat kembali mencatatkan net sell sebesar Rp291,27 miliar pada perdagangan sebelum Lebaran," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :