Menperin Tak Percaya Ada PHK Massal

Kamis, 23 Juli 2015 - 13:38 WIB
Menperin Tak Percaya...
Menperin Tak Percaya Ada PHK Massal
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin mengaku tidak percaya dengan isu adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal, akibat pelemahan ekonomi yang terjadi belakangan ini.

Menurutnya, isu PHK massal tersebut belum tentu benar adanya. Terlebih, banyak industri baru yang tentunya akan menyerap banyak tenaga kerja. (Baca: Ekonomi Makin Lesu, Siap-siap PHK Massal)

"Ah itu belum tentu benar (PHK massal). Nanti kita koordinasi dengan instansi terkait termasuk dunia usaha, termasuk ditanyakan akibat dari pembukaan industri baru, tenaga kerja yang terserap ada berapa banyak. Itu justru yang penting," katanya di kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (23/7/2015).

Dia mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan dunia usaha soal isu PHK massal yang dilakukan sejumlah perusahaan usai Lebaran ini. Juga terkait beberapa industri padat karya di pulau Jawa yang pegawainya terancam di PHK.

"Tentu kami akan berkoordinasi soal info-info yang kaitannya tentang pelemahan ekonomi, dan koordinasi dengan instansi terkait dan dunia usaha, masalahnya apa saja, supaya kita bisa bahu membahu agar kita bisa tetap eksis di situasi ekonomi yang begini," imbuh dia.

Politisi Partai Hanura ini menambahkan, pemerintah akan terus memantau situasi dan perkembangan ekonomi global yang berdampak pada perekonomian Indonesia, dan berimbas ke dunia usaha. (Baca: HT Prihatin Terjadi PHK Saat Mendekati Lebaran)

"Ini agar industri di tanah air bisa terus tumbuh dan tetap eksis dengan situasi yang ada. Kita punya tekad, target pertumbuhan industri tetap di 6,3%-6,8%," pungkasnya.

Baca juga:

Ekonomi Lesu, Pengusaha Anggap Wajar PHK Massal

Ekonomi Melemah, Pengusaha Akui Terjadi PHK Massal
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
49 menit yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
9 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
10 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved