Ekonomi Loyo, Rupiah Bisa Sentuh Rp14.000/USD
Jum'at, 24 Juli 2015 - 06:33 WIB
Ekonomi Loyo, Rupiah Bisa Sentuh Rp14.000/USD
A
A
A
JAKARTA - Jika pertumbuhan ekonomi terus melemah, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bisa semakin parah. Bahkan, rupiah dapat menyentuh angka Rp14.000/USD.
"Pada akhir tahun kalau kondisi ekonomi tidak ada perubahan atau meningkat bisa ke Rp13.800-Rp14.000/USD," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada melalui pesan singkatnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Dia mengungkapkan mata uang negara lain juga mengalami pelemahan terhadap USD. Kendati demikian, tidak separah yang dialami rupiah karena perekonomian yang labil.
"Mas ke Singapura, Vietnam, Malaysia, bahkan China, Jepang, sampai juga semua kena imbas. Tapi, kenapa di luar sana melemahnya tidak terlalu dalam seperti rupiah?" imbuh Reza.
Menurutnya, negara lain tidak mengalami pelemahan yang mendalam karena kondisi makro ekonominya stabil. Kalau sentimen ini juga terjadi di Tanah Air, rupiah tidak akan terpuruk.
"Terlihat lebih stabil kondisi makronya. Kita tidak stabil (labil). Sentimen kenaikan suku bunga The Fed memang ada pengaruh membaik, tapi kalau kondisi makro belum baik, ya akan melemah," tandasnya.
Baca juga:
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869Rupiah Berakhir Tersungkur ke Level Rp13.435/USD
HT: Penguatan Rupiah Tergantung Fundamental Ekonomi
"Pada akhir tahun kalau kondisi ekonomi tidak ada perubahan atau meningkat bisa ke Rp13.800-Rp14.000/USD," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada melalui pesan singkatnya kepada Sindonews di Jakarta, Kamis (23/7/2015).
Dia mengungkapkan mata uang negara lain juga mengalami pelemahan terhadap USD. Kendati demikian, tidak separah yang dialami rupiah karena perekonomian yang labil.
"Mas ke Singapura, Vietnam, Malaysia, bahkan China, Jepang, sampai juga semua kena imbas. Tapi, kenapa di luar sana melemahnya tidak terlalu dalam seperti rupiah?" imbuh Reza.
Menurutnya, negara lain tidak mengalami pelemahan yang mendalam karena kondisi makro ekonominya stabil. Kalau sentimen ini juga terjadi di Tanah Air, rupiah tidak akan terpuruk.
"Terlihat lebih stabil kondisi makronya. Kita tidak stabil (labil). Sentimen kenaikan suku bunga The Fed memang ada pengaruh membaik, tapi kalau kondisi makro belum baik, ya akan melemah," tandasnya.
Baca juga:
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
Rupiah Lumpuh, Dunia Usaha Terancam
source: http://ekbis.sindonews.com/read/1025716/32/rupiah-lumpuh-dunia-usaha-terancam-1437656869Rupiah Berakhir Tersungkur ke Level Rp13.435/USD
HT: Penguatan Rupiah Tergantung Fundamental Ekonomi
(dmd)
Lihat Juga :