Jokowi Minta Jalan Tol Solo-Kertosono Cepat Selesai

Minggu, 26 Juli 2015 - 13:35 WIB
Jokowi Minta Jalan Tol...
Jokowi Minta Jalan Tol Solo-Kertosono Cepat Selesai
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini sedang melakukan negosiasi agar realisasi pembangunan jalan tol Solo-Kertosono lebih cepat dari yang direncanakan.

Hal tersebut dikatakan Jokowi saat meninjau progres pembangunan jalan tol Solo-Kertosono kemarin. "Tujuan saya datang ke sini ingin memastikan laporan yang saya terima sama dengan yang di lapangan," katanya seperti dikutip dari laman Setkab, Minggu (26/7/2015).

Dia meyakinkan, dengan tersambungnya semua ruas, maka ongkos transportasi akan menjadi lebih murah, biaya logistik murah sehingga harga barang-barang juga dapat lebih murah. "Ongkos transportasi dan logistik kita lebih tinggi 2,5% dari negara tetangga," ujarnya.

Presiden menargetkan pembangunan tol trans-Jawa ruas Solo-Sragen selesai pada Desember 2016, sedangkan saat ini proses pembebasan lahan sudah beres. Diharapkan, Lebaran tahun depan, yang ruas jalan tol Solo-Sragen dapat selesai.

Menurutnya, jalan tol ruas Solo-Sragen terlebih dulu, sedangkan land clearing sudah 100% selesai. Sedangkan Sragen-Ngawi masih ditawar Desember 2016. Untuk ruas Sragen-Ngawi juga 100% pembebasan lahan sudah rampung.

Di sisi lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam laporannya mengatakan, secara keseluruhan permasalahan lahan tidak menjadi penghalang pengerjaan tol tersebut.

Dia menjelaskannya, di Kartosuro-Karanganyar sepanjang 10,4 km tanah sudah 94% bebas, Karanganyar-Sragen sepanjang 13,7 km sudah 91% bebas, Sragen-Ngawi 54,5 km sudah 88% bebas, Ngawi-Madiun 19,6 km sudah 84% bebas, Madiun-Caruban 8,5 km sudah 69% bebas dan Caruban-Nganjuk 35,6 km sudah 63% bebas.

Sebagai informasi, jalan tol sepanjang mencapai 180 km tersebut dibagi menjadi tiga paket pekerjaan. Paket pertama adalah ruas Solo-Kartosuro sekitar 20,9 km di Solo-Ngawi yang menjadi tanggung jawab pemerintah dan dibiayai dari APBN murni.

Paket kedua adalah ruas Nganjuk-Kertosono sepanjang 39,10 km di Ngawi-Kertosono yang juga menjadi tanggung jawab pemerintah yang didanai pinjaman dari China sepanjang 37,4 km. Sisanya 1,70 km di danai APBN murni. Paket ketiga adalah ruas di Sragen-Nganjuk yang dilakukan investor.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
33 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved