Hunian Elite di Kawasan Sabuk Jakarta

Rabu, 29 Juli 2015 - 09:35 WIB
Hunian Elite di Kawasan...
Hunian Elite di Kawasan Sabuk Jakarta
A A A
Megakarya Propertindo Group, perusahaan pengembang properti highrise dan landed house ternama di Indonesia, kembali menelurkan proyek hunian vertikal di kawasan selatan Jakarta dengan nama Bintaro Pavillion yang terletak di Bintaro sektor tiga.

Berdiri di lahan seluas 8.000 m², apartemen single tower yang mempunyai desain stylish tropical ini menawarkan lokasi strategis di wilayah “sabuk” Jakarta dan hanya 10 menit dari akses tol lingkar luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road atau JORR (Jalan Lingkar Luar Jakarta). Marketing Director Megakarya Ahmad Siddiq mengungkapkan, pihaknya yakin dapat terus melaju menembus pasar Jakarta dengan menghadirkan produk yang memiliki keunggulan kompetitif di antara properti lain.

“Dengan standar sejumlah fasilitas penunjang gaya hidup modern, seperti kolam renang dengan tema resor tropis, sky lounge , google room , cafe & restaurant row , baby & toddler day care , salon & spa , jogging track & gym , ATM center , unique access card & CCTV, serta memiliki sistem pelayanan terpadu bagi seluruh penghuni,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut Ahmad, tantangan ekonomi nasional tidak menyurutkan penjualan yang mulai dilakukan sejak akhir Mei 2015. “Respons pasar terhadap Bintaro Pavillion masih baik, dan penjualan kami tetap stabil. Dari informasi yang kami dapatkan, penjualan kami terbilang yang terbaik di kawasan Bintaro,” katanya.

Di apartemen single tower , Bintaro Pavillion menawarkan unit-unit tipe studio dan dua kamar tidur dengan komposisi yang seimbang. Kelebihan paling menarik dari Bintaro Pavilion adalah adanya ruangruang terbuka di lantai-lantai residential yang disediakan untuk memberi kenyamanan penghuni.

“Saat ini merupakan momen yang tepat bagi konsumen untuk melakukan investasi di wilayah sabuk Jakarta sebagai dampak pembangunan JORR W1 dan W2 yang membuat harga lahan di kawasan Bintaro bisa naik 10% hingga tahun depan. Padahal, rataratanya hanya 5% per tahun,” katanya.

Ahmad menilai, wilayah Bintaro akan menjadi sunrise property area dalam lima tahun ke depan. Hal ini karena Bintaro memiliki kemudahan akses dan didukung fasilitas lengkap. Keseriusan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur juga menjadi nilai tambah dan keuntungan bagi konsumen dalam menetapkan pilihan investasi di kawasan elite tersebut.

“Bintaro merupakan kawasan kelas menengah atas yang sangat potensial untuk pengembangan investasi. Pertumbuhan dan perkembangan properti di kawasan ini sangat cepat dan prospeknya lebih tinggi jika dibandingkan dengan kawasan penyangga Jakarta lainnya. Hal ini yang menyebabkan Megakarya Propertindo Group melihat bahwa properti residential akan tumbuh sangat bagus,” ujarnya.

Sebelumnya, Megakarya Propertindo Group sukses menghadirkan proyek Cinere Resort Apartment di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Apartemen ini juga berada di kawasan yang cukup menarik untuk dijadikan sebagai referensi bagi pilihan tempat tinggal maupun investasi.

Selain itu, Megakarya Propertindo juga membangun hunian Wanakerta Residence yang berada di lokasi Karawang, Jawa Barat.

Anton C
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Pengusaha Properti...
5 Pengusaha Properti Dunia Terkaya
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Properti Pulih Lebih...
Properti Pulih Lebih Cepat, Daya Beli Bangkit Lebih Kuat
Diskusi Bedah Potensi...
Diskusi Bedah Potensi Properti di tahun 2022
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
7 Alasan Kenapa Harus...
7 Alasan Kenapa Harus Memilih Investasi Properti
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved