IHSG Diprediksi di Kisaran 4.770-4.872
Senin, 03 Agustus 2015 - 08:01 WIB
IHSG Diprediksi di Kisaran 4.770-4.872
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini masih akan bergerak positif. Range pergerakan berkisar di rentang 4.770-4.872.
Menurutnya, sentimen yang akan datang pada awal bulan Agustus, di antaranya data kinerja sektor manufaktur beberapa negara di dunia.
Terutama di China guna melihat kondisi kekuatan ekonominya dan dari dalam negeri akan ada data tingkat inflasi pada bulan Juli. Satu hari sebelumnya BI menyatakan masih terkendali.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya BBCA, BBNI, JSMR, SMGR, WIKA, GGRM, CTRA dan LPCK," ujar Lanjar di Jakarta, Senin (3/8/2015).
Sementara IHSG akhir pekan lalu dibuka bergairah dan ditutup cukup meyakinkan +90.04 poin sebesar +1.91% dilevel 4802.53.
Terlihat hanya sektor pertambangan yang melemah dipengaruhi oleh harga komoditas pertambangan yang masih cenderung negatif.
Salah satu faktor penguatan pada IHSG diakhir pekan lalu ialah hasil survey BI terhadap Inflasi di juli 2015 yang diklaim masih terkendali bila dibandingkan dengan rata-rata pada 5 tahun terakhir.
Aksi net buy investor asing pun kembali terjadi dengan catatan Rp340.99 miliar, sehingga total penempatan investor asing pada bulan Juli kembali positif. "Di level Rp132.54 miliar berbanding jauh pada Juli tahun lalu sebesar Rp12.8 triliun," pungkas Lanjar.
------------------
Menurutnya, sentimen yang akan datang pada awal bulan Agustus, di antaranya data kinerja sektor manufaktur beberapa negara di dunia.
Terutama di China guna melihat kondisi kekuatan ekonominya dan dari dalam negeri akan ada data tingkat inflasi pada bulan Juli. Satu hari sebelumnya BI menyatakan masih terkendali.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya BBCA, BBNI, JSMR, SMGR, WIKA, GGRM, CTRA dan LPCK," ujar Lanjar di Jakarta, Senin (3/8/2015).
Sementara IHSG akhir pekan lalu dibuka bergairah dan ditutup cukup meyakinkan +90.04 poin sebesar +1.91% dilevel 4802.53.
Terlihat hanya sektor pertambangan yang melemah dipengaruhi oleh harga komoditas pertambangan yang masih cenderung negatif.
Salah satu faktor penguatan pada IHSG diakhir pekan lalu ialah hasil survey BI terhadap Inflasi di juli 2015 yang diklaim masih terkendali bila dibandingkan dengan rata-rata pada 5 tahun terakhir.
Aksi net buy investor asing pun kembali terjadi dengan catatan Rp340.99 miliar, sehingga total penempatan investor asing pada bulan Juli kembali positif. "Di level Rp132.54 miliar berbanding jauh pada Juli tahun lalu sebesar Rp12.8 triliun," pungkas Lanjar.
------------------
(dmd)
Lihat Juga :