Tol Palembang-Tanjung Api-api Ditawarkan ke Korea

Selasa, 04 Agustus 2015 - 00:11 WIB
Tol Palembang-Tanjung...
Tol Palembang-Tanjung Api-api Ditawarkan ke Korea
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, menawarkan kerja sama pembangunan jalan tol kepada pemerintah Republik Korea, terkait pembangunan Tol Palembang-Pelabuhan Tanjung Api-api di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hediyanto Husaini mengatakan, Tol Palembang-Pelabuhan Tanjung Api-api merupakan proyek strategis sepanjang 80 kilometer (km). Jalur tol tersebut, juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian di kawasan sekitar.

“Kami menawarkan tol ini, sebab, lokasinya juga sangat strategis sehingga diiharapkan memacu pertumbuhan ekonomi dengan cepat. Di sisi lain, jalur tol ini juga sangat layak (feasible) terutama sebagai jalur distribusi batu bara dengan rata-rata produksi 10 juta ton per tahun,” ujarnya, usai bertemu dengan Asisten Menteri Jalan Republik Korea, di Jakarta, Senin (3/8/2015)

Hediyanto mengatakan, pemerintah RI sangat serius dalam membangun infrastruktur terutama infrastruktur di Sumatera. Jalan tol tersebut, kata dia, ditargetkkan bisa rampung kontruksi pada 2018.

Dia menambahkan, selama ini pemerintah Republik Korea telah membantu kajian-kajian terkait rencana jaringan jalan tol di Sumatera. Bantuan tersebut berupa grand (hibah). Selanjutnya, mengenai anggaran juga diberikan dalam bentuk loan (pinjaman). Seperti yang terjadi dalam proyek jalan by pass di Padang Sumatera Barat dengan nilai proyek mencapai Rp700 miliar.

“Yang mengerjakan kontraktor Indonesia dan Korea dalam bentuk join Operation. Nah, kita harapkan hal yang sama juga bisa terjadi pada rencana proyek Palembang-Tanjung Api-api,” jelasnya.

Asisten Menteri Jalan Republik Korea, Kim Il Pyeong menyambut baik tawaran tersebut. Pemerintah Korea telah mengetahui rencana pembangunan jalur tol tersebut dan terus mengamati perkembangan mengenai proyek tersebut.

“Kami mendukung pembangunan jalur tol tersebut, dan memperhatikan peluang kerja sama yang bisa dilakukan antar ke dua negara,” ucapnya.

Sebagai informasi, Republik Korea merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam kurun waktu 50 tahun terakhir. Pertumbuhan tersebut, dipicu gencarnya pembangunan infrastruktur.

Kim mengungkapkan bahwa pemerintahnya telah membangun 4.000 km jalan, dan saat ini sedang membangun 900 km jalan tambahan.

“Wilayah Korea memang tak sebesar Indonesia, namun kami juga ada pengalaman membangun jalan dan jembatan,” ujarnya.

Jalur Tol Palembang-Pelabuhan Tanjung Api-api merupakan proyek jalur tol di Sumatera sepanjang 434 kilometer yang menghubungan Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api-api atau MBPPT. Proyek tersebut membutuhkan anggaran sedikitnya Rp53 triliun.

Baca juga
:

Tol Bakauheni-Terbanggi Besar Pesimistis Selesai 3 Tahun

Jokowi Resmikan Jalan Tol Terpanjang di Indonesia

Pembebasan Lahan Empat Tol di Depok Terhenti
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Konektivitas Kawasan...
Konektivitas Kawasan Strategis Metropolitan, Tol Desari Akan Tembus Tol BORR
PUPR Tawarkan Investasi...
PUPR Tawarkan Investasi 6 Proyek Jalan Tol dan Jembatan Senilai Rp80,84 T
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Perkuat Jalur Logistik,...
Perkuat Jalur Logistik, Tol Baru di Aceh dan Manado Siap Beroperasi
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran...
Kampus Hijau PUPR, Perkantoran yang Ramah Lingkungan dan Humanis
PUPR Perpanjang Masa...
PUPR Perpanjang Masa Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Venues PON
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
45 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved