Pemerintah Diminta Stop Impor Aluminium

Selasa, 04 Agustus 2015 - 13:07 WIB
Pemerintah Diminta Stop...
Pemerintah Diminta Stop Impor Aluminium
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi VI DPR RI Hafisz Tohir meminta pemerintah agar menyetop impor aluminium. Sebab saat ini, 40% produksi alumunium menguasai Indonesia.

Hafisz mengungkapkan, sejak pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga Joko Widodo, pihaknya terus menggelontorkan dana, yakni penyertaan modal negara (PMN) demi membesarkan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

"Inalum sudah disupport habis oleh Komisi VI sejak pemerintahan SBY sampai Jokowi dengan menggelontorkan PMN sebesar Rp6,7 triliun, dan sudah terlihat hasilnya, yaitu produksi aluminium sudah 40% kuasai pasar Indonesia, dan saham Inalum sudah dikuasai mayoritas Indonesia," kata dia dalam rilisnya, Selasa (4/8/2015).

Atas dasar itu, dia menegaskan bahwa kebutuhan terhadap aluminium di negeri ini masih sangat tinggi, terlebih ketika melihat pasar di Indonesia. Untuk mengatasi persoalan tersebut, peran pemerintah dan Inalum sangat diperlukan.

"Jadi kebutuhan kita terhadap aluminium masih banyak. Ada pasar sekitar 60% lagi yang akan diperbutkan oleh pemain lokal dan internasional. Nah di sini peran Inalum sangat ditunggu. Maka itu pemerintah harus menyetop impor aluminium jadi. Serahkan saja kepada produsen dalam negeri supaya PT Inalum terus kuat," jelasnya.

Keharusan impor tersebut karena masih ada 60% lagi kebutuhan domestik yang belum terpenuhi Inalum. Hal itu bisa diatasi dengan penambahan modal Inalum. "Modal Inalum perlu tambah, atau cari pinjaman komersial. Terus bahan baku perlu diperluaslagi sumbernya," ujar dia.

Modal yang dimaksud guna melengkapi fasilitas-fasilitas untuk pengelolaan aluminium, termasuk yang paling utama adalah pabrik aluminium yang mencapai hingga triliunan rupiah.

Kebutuhan dana besar tersebut bisa melalui cara agar negara memberikan PMN, namun juga bisa meminjam ke bank dengan bunga komersial. "Jadi melihat besarnya kebutuhan itu, satu pabrik bisa mencapai Rp10 triliun," katanya.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengapresiasi PT Inalum yang sudah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di Sumatera Utara.

"Hingga saat ini, kontribusi Inalum sangat dirasakan masyarakat, khususnya program CSR, baik berupa bedah rumah, pendidikan dan lingkungan," kata Anggota DPRD Kab Batubara Amat Mukhtas.

Hal ini, sinergitas yang dibangun Inalum sangat profesional dan proporsional, untuk membantu kesejahteraan bangsa. "Secara garis besar, kontribusi Inalum bagian yang tidak terpisahkan, sehingga masyarakat bangga ketika Inalum memperoleh laba fantastis beberapa bulan lalu," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bukti Konsistensi Inalum...
Bukti Konsistensi Inalum Bangun Industri Alumunium Adaptif dan Ramah Lingkungan
Integrasikan CSR dalam...
Integrasikan CSR dalam Strategi Bisnis, Inalum Raih Dua Penghargaan Bergengsi
Inalum Terbitkan Global...
Inalum Terbitkan Global Bond USD2,5 Miliar
Pasar Aluminium Menantang...
Pasar Aluminium Menantang 2 Tahun Terakhir, Inalum Cetak Kinerja Apik di Awal 2022
Setelah Idul Fitri,...
Setelah Idul Fitri, Grup Mind Id Bekerja dengan 'New Normal'
Inalum Dapat Utangan,...
Inalum Dapat Utangan, Dua Mega-Proyek di Sumsel Akan Digarap
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
24 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved