Mata Uang Komoditas Pulih, Rupiah Ikut Membaik

Selasa, 04 Agustus 2015 - 17:10 WIB
Mata Uang Komoditas...
Mata Uang Komoditas Pulih, Rupiah Ikut Membaik
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup membaik seiring dengan pulihnya mata uang utama dunia, yang terkait dengan komoditas.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.472/USD, menguat 38 poin dibanding penutupan perdagangan kemarin di level Rp13.510/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah juga berada di level Rp13.484/USD, dengan kisaran harian Rp13.442-Rp13.575/USD. Posisi ini positif 36 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di Rp13.520/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.495/USD, mendatar dengan penutupan sebelumnya di Rp13.492/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.516/USD. Posisi tersebut terapresiasi 12 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.528/USD.

Sementara mata uang utama yang terkait erat dengan harga komoditas pulih pada hari ini didukung stabilnya harga minyak. Dolar Australia naik 1,25% menuju level tertinggi dalam hampir dua pekan setelah bank Sentral Australian (Reserve Bank Australia/RBA) mempertahankan suku bunganya di level rendah 2%.

Dikutip dari Reuters, dolar Selandia Baru naik sekitar 0,5%, sementara dolar Kanada, dibantu harga minyak mentah kembali dari level terendah 11 tahun. Adapun, USD, euro dan yen sedikit berubah, dengan indeks dolar terhadap sejumlah mata uang turun 0,1%.

Kenaikan suku bunga Fed akan menjadi kejutan bagi banyak negara, khususnya di negara berkembang. Kekhawatiran tentang dampaknya terhadap perusahaan-perusahaan China yang meminjam dalam mata uang USD telah membebani harga komoditas dan pada gilirannya juga pasar mata uang dolar Australia, dolar Selandia Baru, dolar Kanada dan crown Norwegia.

Pada awal perdagangan di Eropa, dolar Australia memperpanjang kenaikan menjadi 1,4% menjadi 0,7395, pulih dari koreksi enam tahun di 0,7234 pada pekan lalu. Dolar Kanada terakhir diperdagangkan di 1,3118/USD dan euro berada sedikit lebih tinggi pada 1,0961/USD.

(Baca: Mata Uang Komoditas Tertekan, Rupiah Kian Perkasa)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
14 menit yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved