Realisasi Belanja Negara Terhambat Daerah

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 21:19 WIB
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara Terhambat Daerah
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, rendahnya belanja negara termasuk pemerintah daerah (pemda) diduga disebabkan dana desa masih banyak menumpuk di kabupaten. Hal ini yang menjadi salah satu penyebab ekonomi melambat

Dia menyarankan, sebaiknya ada pendampingan untuk merealisasikan belanja di tingkat pemda. “Pemda kali ini perlu melakukan konsolidasi untuk bisa merealisasikan belanjanya. Karena transfer pemerintah pusat ke daerah, tapi Pemda realisasinya masih rendah. Yang kami lihat begitu,” ujarnya di Jakarta, Jumat (7/8/2015).

Agus mengatakan, realisasi belanja di tingkat pemerintah pusat saat ini sudah bisa dikendalikan oleh Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA). Namun, tidak demikian dengan realisasi belanja di tingkat pemda sehingga harus ada inisiatif dari mereka sendiri.

“Harapan kita, semua daerah memperhatikan untuk realisasi. Dana desa itu sudah diturunkan, tapi masih tersendat di Pemkab. Kita sama-sama melihat (pertumbuhan ekonomi) kuartal II2015, kami memandang perlu ada pendampingan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, ada dana kurang lebih Rp273,5 triliun yang terhenti di Bank Pembangunan Daerah (BPD). "Kalau banyak yang tanya, kenapa pertumbuhan ekonomi kita melambat, ya salah satunya disebabkan karena anggaran Rp273,5 triliun masih di bank (daerah)," tandas Bambang.

Baca juga:

Ekonomi Melemah, Pengusaha Mamin Ancang-ancang PHK

Pengusaha Mebel Terpukul Pelemahan Ekonomi

Sektor Properti Tertampar Melambatnya Ekonomi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Realisasi Belanja Negara...
Realisasi Belanja Negara di Sulsel Hingga Juli 2022 Tembus Rp26 Triliun
Belanja Pemerintah Seret...
Belanja Pemerintah Seret Bikin Ekonomi RI Kontraksi, Pengamat Ungkap Masalahnya
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Belanja Negara Kuartal...
Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun
Halo Pak Jokowi, Realisasi...
Halo Pak Jokowi, Realisasi Belanja Pemerintah Masih Lelet Lho
Per Akhir Maret Belanja...
Per Akhir Maret Belanja Negara Sudah Tembus Rp347,3 Triliun
Berita Terkini
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
6 menit yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
17 menit yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
33 menit yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
1 jam yang lalu
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
1 jam yang lalu
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved