Rupiah Loyo Sebab Ekonomi Lesu, Menkeu Bilang Berlebihan

Minggu, 09 Agustus 2015 - 14:49 WIB
Rupiah Loyo Sebab Ekonomi...
Rupiah Loyo Sebab Ekonomi Lesu, Menkeu Bilang Berlebihan
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menilai berlebihan mengenai anggapan bahwa nilai tukar rupiah loyo terhadap dolar Amerika Serikat (USD) karena pasar kecewa dengan lesunya ekonomi Indonesia. Pasalnya, pelemahan mata uang hampir terjadi di seluruh negara di dunia.

"Menurut saya agak berlebihan ya kalau dianggap kecewa dengan perlambatan ekonomi kita karena fenomena perlambatan ini terjadi di hampir semua negara di dunia," kata dia di Gedung Serbaguna Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Minggu (9/8/2015).

Menurut dia, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun ini melambat dibanding kuartal sebelumnya, namun menurut dia, masih menjadi yang tertinggi ke lima di dunia.

"Jadi dengan 4,7% menurut saya itu relatif tinggi. Kalau ada perlambatan, ini yang kita upayakan karena mungkin banyak yang menganggap kuartal II ini lebih jatuh lagi dari 4,7%, tapi kita masih bisa jaga di sekitar 4,67%," katanya.

Dia berharap, pada semester II tahun ini, ekonomi Indoensia akan membaik. Diharapkan pengeluaran belanja pemerintah lebih baik, belanja modal lebih besar dari yang terserap 15% saat ini, sehingga potensi yang bisa diserap sekitar 65%-70% lagi.

"Plus investasi swasta dan BUMN yang lebih banyak di semester II karena lagi penyelesaian. Jadi sumber pertumbuhan di semester II itu masih banyak, untuk bisa membuat ekonomi kita sama atau lebih baik dibanding 2014," tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,4%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.894
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
23 menit yang lalu
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
40 menit yang lalu
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
50 menit yang lalu
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
1 jam yang lalu
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
1 jam yang lalu
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
1 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved