Menkeu: Tax Holiday, Insentif Pajak Paling Ngetop

Minggu, 09 Agustus 2015 - 19:15 WIB
Menkeu: Tax Holiday,...
Menkeu: Tax Holiday, Insentif Pajak Paling Ngetop
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tax holiday (pengurangan atau penghilangan pajak sementara) merupakan insentif pajak yang paling ngetop. Pemerintah menargetkan revisi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang tax holiday akan keuar sebelum pertengahan bulan ini.

"(Tax holiday) Ini paling ngetop insentifnya, dalam pengertian tidak ada lagi insentif yang lebih baik dari ini di Indonesia. Ini sudah jelas paling ngetop dan yang saya bilang top lagi karena yang diutamakan industri manufaktur, tutur dia di Jakarta, Minggu (9/8/2015).

Karena itu, dia menjelaskan, PMK tersebut akan segera diterbitkan. Saat ini, hanya ada menunggu sedikit perubahan definisi dan perubahan detail.

Menurut Bambang, tax holiday tersebut akan diberikan ke industri manufaktur yang memang merupakan industri masa depan Indonesia, misalnya industri yang berbasis pertanian, industri logam dasar, baja, mesin, transprotasi laut dan infrastruktur.

"Jadi kita coba fokus pada sektor-sektor prioritas karena itulah esensi dari tax holiday. Dalam 1-2 minggu ini keluar (PMK), tunggu saja, tinggal saya teken dengan perubahan sedikit," katanya.

Pastinya, dia menambahkan, PMK ini bisa mendorong investasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Pasalnya, perlambatan ekonomi sekarang terjadi karena harga komoditas karena Indonesia terlalu fokus ke komoditas.

Menurut dia, sudah saatnya fokus dialihkan ke industri manufaktur dan infrastruktur. Karena itu, sektor tersebut diberi insentif.

"Semua alokasi anggaran harus diarahkan untuk mendorong kedua sektor ini. Hilirisasi juga jadi perhatian kita. Jadi dalam tax holiday itu keliatan hilirisasi itu sangat didukung," pungkas dia.

(Baca: Sektor Tambang Sumbang Shortfall Pajak)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
18 menit yang lalu
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
2 jam yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
3 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
4 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
5 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved