KPPU Cium Ada Kartel Dibalik Melonjaknya Harga Daging

Selasa, 11 Agustus 2015 - 20:32 WIB
KPPU Cium Ada Kartel...
KPPU Cium Ada Kartel Dibalik Melonjaknya Harga Daging
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mensinyalir adanya kartel dibalik melonjaknya harga daging sapi dalam waktu belakangan. Hal ini lantaran bentuk tataniaga sapi di Indonesia salah.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, bentuk tataniaga di mana pasokan dibatasi pada tingkat yang sama dengan permintaan. Pasokan tidak diperbolehkan melebihi permintaan karena dikhawatirkan akan mendorong jatuhnya harga yang merugikan petani atau peternak.

"Terbatasnya pasokan hanya sebesar permintaan, sesungguhnya merupakan sinyal bagi pelaku usaha bahwa pasokan kini terbatas dan semuanya ada di tangan mereka yang berada di jalur distribusi saat ini," kata keterangan dalam rilis KPPU di Jakarta, Selasa (11/8/2015).

Harga daging sapi yang kini bertengger di harga Rp120.000-Rp130.000/Kg, dan tidak bergerak turun pasca lebaran memperkuat fakta bahwa konsep tataniaga daging telah memperkuat kekuatan pasar pelaku usaha yang berada di jejaring distribusi.

Dalam konteks tataniaga, pasokan daging hanya boleh sama dengan permintaan menyebabkan pasar sesungguhnya tidak bekerja. Mekanisme distribusi hanyalah penyaluran dari tempat produksi ke pasar.

"Dalam konteks ini, maka pelaku usaha dijejaring distribusi tahu betul bahwa pasokan hanya ada pada mereka, sehingga mereka akan bisa mendikte pasar atas nama mekanisme pasar. Dengan model seperti ini, maka potensi terjadinya kartel sangat besar," imbuh dia.

Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan cara intervensi pemerintah. Pemerintah harus konsisten dengan melakukan tataniaga secara utuh.

"Apabila sisi hulu diintervensi dengan pembatasan pasokan, maka di sisi hilir Pemerintah juga harus melakukan intervensi antara lain melalui penetapan harga di tangan konsumen serta kewajiban menjaga ketersediaan produk di pasar," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
26 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
13 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved