Jokowi Kucurkan Anggaran Pendidikan Rp424,8 Triliun

Jum'at, 14 Agustus 2015 - 17:17 WIB
Jokowi Kucurkan Anggaran...
Jokowi Kucurkan Anggaran Pendidikan Rp424,8 Triliun
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2016 mengucurkan anggaran pendidikan lebih tinggi, menjadi sekitar Rp424,8 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk peningkatan akses dan kualitas pendidikan, baik di pusat maupun daerah. "Pemerintah akan memperluas sasaran bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang mencakup 19,2 juta siswa serta pemenuhan wajib belajar 12 tahun," katanya di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2015).

Selain itu, ‎pemerintah pada 2016 akan mengalokasikan anggaran kesehatan sebesar 5% dari APBN, yaitu sebesar Rp106,1 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung peningkatan kulitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dan merata di pusat dan daerah.

"Selain pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, anggaran tersebut juga untuk memperluas cakupan penerima bantuan iuran (PBI) jaminan kesehatan nasional menjadi sebanyak 92,4 juta jiwa," imbuh dia.

Menurutnya, ‎untuk peningkatan perlindungan sosial ke masayarakat yang belum mampu, pemerintah akan memperluas cakupan penerima bantuan tunai bersyarat menjadi 6 juta keluarga sangat miskin.

Dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, juga akan dioptimalkan pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

"Program pemerintah tersebut diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah, pemberian subsidi bunga kredit dan bantuan uang muka perumahan," terangnya.

Dalam rangka perbaikan kegiatan usaha kecil, menengah, dan mikro, pemerintah akan mengakselerasi lebih signifikan bantuan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR)dengan tingkat bunga yang lebih rendah. "Volume dana juga lebih besar hingga mencapai Rp100 triliun," tandas Jokowi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
Koleksi UT Terbaru Sematkan...
Koleksi UT Terbaru Sematkan Karya dari Mendiang Seniman Amerika
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
10 menit yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
19 menit yang lalu
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
42 menit yang lalu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
57 menit yang lalu
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
1 jam yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
2 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved