Petronas Lifting Perdana Lapangan Bukit Tua

Minggu, 16 Agustus 2015 - 14:51 WIB
Petronas Lifting Perdana...
Petronas Lifting Perdana Lapangan Bukit Tua
A A A
JAKARTA - Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Petronas Carigali Ketapang II Ltd melaksanakan kegiatan lifting pertama dari fasilitas produksi, penyimpanan, dan pengangkutan terapung (Floating Production, Storage and Offloading/FPSO) Ratu Nusantara di lepas pantai Madura, Jawa Timur.

Seperti diketahui, FPSO Ratu Nusantara merupakan fasilitas penampungan minyak berkapasitas 630.000 barel diambil dari Lapangan Bukit Tua, Blok Ketapang.

"Pengaturan lifting dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan di kontrak kerja sama mengenai pembagian hasil penjualan antara Pemerintah Indonesia dengan Kontraktor KKS Blok Ketapang,” kata Amien Sunaryadi, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di Jakarta, Minggu (16/8/2015).

Amien menambahkan, belum lama ini kunjungan kerja ke lapangan Bukit Tua untuk mendapatkan informasi mengenai hambatan-hambatan yang terjadi dalam operasional. Pasalnya, dari yang direncanakan pasokan minyak dari lapangan tersebut akan dikirim ke kilang-kilang milik Pertamina dengan menggunakan Kapal Tanker milik Pertamina (Persero), yakni MT Pegasus Success XXXVIII.

Sementara untuk gas dari Lapangan Bukit Tua, akan dialirkan ke fasilitas penerimaan di darat atau Onshore Receiving Facility (ORF) yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Di mana, lanjut Amien, Gas tersebut rencananya akan digunakan untuk kepentingan Pembangkit Listrik Jawa Bali.

“Kami cari tahu hal-hal apa saja yang dapat dilakukan oleh SKK Migas untuk mempercepat penyelesaian masalah-masalah tersebut,” katanya.

Sementara itu, Presiden Petronas Carigali Ketapang II Ltd Hazli Sham Kassim mengapreasiasi langkah pemerintah Indonesia yang telah mendukung proyek Lapangan Bukit Tua sehingga berhasil mencapai lifting pertamanya dengan baik.

Hazli berharap, produksi migas dari blok Ketapang itu mampu memberikan sumbangan yang positif untuk produksi Migas nasional. “Semua pencapaian ini, tentu atas dukungan pemerintah Indonesia di tingkat nasional maupun daerah,” jelasnya.

Seperti diketahui, Lapangan Bukit Tua telah memulai produksi minyak dan gas bumi pada pertengahan Mei 2015. Saat ini, lapangan tersebut mampu menghasilkan sekitar 5.000 barel minyak per hari dan 3 juta kaki kubik gas bumi per hari.

Adapun produksi secara bertahap akan meningkat hingga produksi puncak sebesar 20.000 barel minyak per hari dan 50 juta kaki kubik per hari pada 2016. Lapangan Bukit Tua sendiri merupakan proyek hulu migas terbesar Petronas di Indonesia dengan investasi sekitar USD800 juta terletak 35 kilometer sebelah utara Pulau Madura, dan 110 kilometer timur laut Kota Gresik, Jawa Timur.

Baca: DPR Heran Untung Petronas Lebih Besar dari Pertamina
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dekati Target APBN,...
Dekati Target APBN, Lifting Minyak Semester I/2020 Capai 94,5%
Lifting Minyak RI Kuartal...
Lifting Minyak RI Kuartal I 2024 Tembus 567 Ribu BOPD
Kuartal I/2020, Lifting...
Kuartal I/2020, Lifting Migas Capai 90,4%
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Minyak Kuartal I-2023 hanya 612 Ribu Barel per Hari
Lifting Minyak Semester...
Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Tak Capai Target, Lifting...
Tak Capai Target, Lifting Migas Anjlok di Semester I 2023
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved