Rupiah Anjlok, Harga Rumah Mewah Terkerek 20%

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 14:18 WIB
Rupiah Anjlok, Harga...
Rupiah Anjlok, Harga Rumah Mewah Terkerek 20%
A A A
JAKARTA - Realestat Indonesia (REI) menyebut, anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) membuat harga rumah mewah terkerek hingga 20%.

Ketua Umum REI Eddy Hussy menuturkan, kendati pasar rumah mewah saat ini tengah mengalami penurunan akibat pertumbuhan ekonomi yang melambat, namun pengembang tetap terpaksa menaikkan harganya hingga 20% agar tidak semakin merugi.‎ Hal ini karena sebagian besar komponen rumah mewah dipasok dari luar negeri.

"Itu ada kenaikan 10-20% karena ada sebagian komponen impor, seperti lift. Kalau mereka pakai marmer, itu impor, yang kitchen set juga impor. Yang itu ada koreksi harga," kata Eddy di Intiland Tower, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Untuk pembangunan rusunami, sambung dia, kendati ada penyesuaian harga, namun tidak terlampau signifikan. Pasalnya, pembangunan rusunami didominasi produk lokal ketimbang produk impor.

"Karena keramik lokal dan kita lihat Krakatau Steel penjualan besi turun, penjualan semen juga turun. Dengan turun penjualan ini, saya pikir enggak akan berani tentukan harga," imbuh dia.

Eddy menambahkan, ambruknya nilai tukar rupiah terhadap USD juga membuat kontraktor enggan melakukan pembangunan perumahan baru. Mereka cenderung wait and see, bahkan hingga ke level penjual alat bangunan.

"Kita tanya kontraktor, belum banyak kasih harga. Belum tahu ini. Kalau kerjaan baru agak menunggu. Mereka enggak tahu harga material itu naik siginifkan atau enggak. Yang jual material pun masih menahan. Mereka kalau naik masih sedikit, belum berani. Walaupun belum tahu berapa kenaikan persentasenya," pungkasnya.

Baca:

Pembatasan Pengguna Listrik Ganjal Program Sejuta Rumah

Kebijakan LTV Kurang Dongkrak Penjualan Properti
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rumah Terjangkau Tanpa...
Rumah Terjangkau Tanpa Bunga di Perumahan Al Kautsar Gelar Serah Terima
Sinarmasland Luncurkan...
Sinarmasland Luncurkan Fase Ketiga Program Move In Quickly
Kuartal II 2020 Tren...
Kuartal II 2020 Tren Pencarian Rumah di Bogor Meningkat
Akomodir Kebutuhan Hunian,...
Akomodir Kebutuhan Hunian, Gemilang Cipta Realty Luncurkan Dua Produk Baru
Menjadi Developer Tangguh...
Menjadi Developer Tangguh Dibutuhkan Sinergi Apersi dan ESQ
3 Juta Rumah Era Prabowo...
3 Juta Rumah Era Prabowo Terbuka Buat 9 Naga, Hashim Ungkap Syaratnya
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
1 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
2 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
3 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved