Kereta Cepat Belum Sesuai Kebutuhan

Senin, 31 Agustus 2015 - 20:24 WIB
Kereta Cepat Belum Sesuai...
Kereta Cepat Belum Sesuai Kebutuhan
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Nusyirwan Soejono mengatakan, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung tidak tepat sasaran karena belum sesuai dengan kebutuhan. Dia mencontohkan, kereta Parahyangan dari Jakarta-Bandung yang ada saat ini, tingkat keterisiannya masih di kisaran 60-70%.

"Jadi, sebelum mencapai kategori kereta cepat dengan kecepatan 350 kilometer (km) per jam, harusnya kita menyelesaikan dulu kondisi sistem transportasi kita dengan kecepatan dibawah 350 kilometer per jam. Ada kereta api, dan jalan tol. Ini dulu yang harus dibenahi," jelasnya.

Sistem kereta api misalnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Dari sisi perlintasan sebidang, persinyalan dan penambahan armada kereta hendaknya diselaikan terlebih dahulu. (Baca: Realisasi Kereta Cepat RI seperti Kue Setengah Matang)

Hal itu, kata dia mengingat, bahwa jarak Jakarta-Bandung sudah memadai dari sisi penyedian moda transportasi. "Ada udara maupun darat seperti jalan tol dan kereta api. Begitu banyak problem pada sistem transportasi kita. Prioritas bukan dengan perwujudan kereta cepat saja. Dengan kata lain, proyekk ini tak sesuai dengan kebutuhan sistem transportasi kita," jelasnya.

Mengenai alasan pemerintah yang memberikan sinyal kepada investor bahwa pembangunan kereta cepat tak akan menggunakan APBN murni juga dibantah Nusyirwan.

"Siapa bilang tak pakai APBN. Bisa-bisa nantinya BUMN diberdayakan lagi membiayai. Aset darimana datangnya kalau bukan dari pemerintah. Pada akhirnya pasti butuh BUMN kemudian ujung-ujungnya penyertaan modal. Itu kan APBN," bebernya.

Dia menambahkan, masih banyak daerah yang membutuhkan transportasi memadai. Contohnya Surabaya, Semarang, Sumatera, Kalimantan serta Papua. "Daerah-daerah ini justru yang penting diperhatikan. Sekaligus pada akhirnya mampu meningkatkan kualitas ekonomi di daerah tersebut," pungkasnya.

Baca juga
:

Pengumuman Pemenang Proyek Kereta Cepet Molor

Kereta Cepat Jepang versus China

Jepang Akui Bersaing Keras dengan China

China Pede Proposal Kereta Cepat Akan Diterima Jokowi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Revolusi Kereta Cepat...
Revolusi Kereta Cepat China: Melaju Secepat Pesawat, Lebih Baik dari Hyperloop Elon Musk
Whoosh, Kereta Cepat...
Whoosh, Kereta Cepat yang Membuat Kunjungan Wisatawan Bertambah
Kereta Hyperloop China...
Kereta Hyperloop China Pecahkan Rekor, Ditarget 2.000 Kpj dan Lebih Cepat dari Pesawat
Intip Spesifikasi Kereta...
Intip Spesifikasi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh, Mampu Melesat 350 Km/jam
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved