YLKI Beberkan Komponen Biaya Pulsa Listrik PLN

Selasa, 08 September 2015 - 11:13 WIB
YLKI Beberkan Komponen...
YLKI Beberkan Komponen Biaya Pulsa Listrik PLN
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) membeberkan komponen biaya yang harus ditanggung masyarakat yang menggunakan sistem pulsa (token) listrik.

Hal tersebut menanggapi pernyataan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli yang mengatakan ada mafia dalam bisnis pulsa listrik. (Baca: Rizal Ramli Tuding Ada Mafia Bisnis Pulsa Listrik).

Pengurus harian YLKI Daryatmo menerangkan, konsumen pulsa listrik biasanya harus membayar biaya administrasi dan biaya penerangan jalan umum. Namun biaya tersebut tidak sampai mendekati 30%.

"‎Pak Rizal juga harus ingat harga per kwh 1.300 volt ampere (VA) itu beda denga 400 VA dan 900 Va. Pasti kalau belinya Rp100 ribu dapat per kWh nya beda. Kalaupun ada potongan itu tidak sampai mendekati 30%. Biaya administrasi dan penerangan jalan umum," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Biaya penerangan jalan umum yang harus ditanggung konsumen pun ‎berbeda tergantung domisili. Karena biaya tersebut dipatok oleh pemerintah daerah. Selain itu, biaya administrasi yang harus ditanggung konsumen pun berbeda tergantung tempat pembeliannya.

Untuk diketahui, pembelian token listrik bisa dilakukan di beberapa tempat yaitu bank, ATM, kantor pos, dan pegadaian.‎ Setelah serentetan biaya tersebut, kemudian baru sisa dari biaya yang telah dibayarkan itu untuk membeli listrik per kWH.

"Itu juga tergantung kategori pelanggan. Jadi, YLKI meragukan sumber datanya Pak Rizal. Data pelanggan harus data yang riil. Saya heran level menteri datanya masih meragukan," pungkas dia. (Baca: YLKI Ragukan Data Rizal Ramli soal Mafia Pulsa Listrik).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Dirut PLN Ungkap Alasan...
Dirut PLN Ungkap Alasan Pemerintah Naikkan Tarif Listrik 3.500 VA ke Atas
Berita Terkini
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
28 menit yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
42 menit yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
43 menit yang lalu
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
52 menit yang lalu
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
1 jam yang lalu
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
1 jam yang lalu
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved