127 Saham Melemah, IHSG Sesi I Minus 18 Poin
Selasa, 08 September 2015 - 12:18 WIB
127 Saham Melemah, IHSG Sesi I Minus 18 Poin
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini parkir di zona merah ditekan melemahnya 127 saham. IHSG minus 18,19 poin atau 0,42% ke level 4.283,17.
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.300 karena ditekan aksi jual asing. IHSG terpangkas 19,41 poin atau 0,45% ke level 4.281,96.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkoreksi paling parah di Asia setelah bursa China. IHSG merosot 114 poin atau 2,58% ke level 4.301,37.
Pelemahan itu di tengah menurunnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa utama Asia mayoritas melemah.
Adapun, Indeks Shanghai turun 42,37 poin atau 1,38% ke 3.038,05; indeks Hang Seng menguat 9,15 poin atau 0,04% ke 20.592,67; indeks Straits Times turun 20,95 poin atau 0,69% menjadi 2.833,27, dan indeks Nikkei melemah 295,74 poin atau 1,66% ke 17.564,73.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,10 triliun dengan 2,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp343,89 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp762,54 triliun dan aksi beli Rp418,64 triliun. Tercatat 107 saham menguat, 127 saham melemah dan 83 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang anjlok 1,42%, diikuti infrastruktur melemah 1,00%. Sementara yang menguat tertinggi sektor properi, dengan kenaikan 0,89%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp125 menjadi Rp5.625, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp5.300 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 menjadi Rp4.520.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp375 menjadi Rp41.900, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp350 menjadi Rp15.350 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp180 menjadi Rp2.300.
Baca:
IHSG Dibuka Tinggalkan Level 4.300 Dipicu Tekanan Jual
IHSG Dimungkinkan Koreksi Lagi, Cermati Saham Ini
IHSG pagi tadi dibuka meninggalkan level 4.300 karena ditekan aksi jual asing. IHSG terpangkas 19,41 poin atau 0,45% ke level 4.281,96.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkoreksi paling parah di Asia setelah bursa China. IHSG merosot 114 poin atau 2,58% ke level 4.301,37.
Pelemahan itu di tengah menurunnya mayoritas bursa Asia. Sementara siang ini, bursa utama Asia mayoritas melemah.
Adapun, Indeks Shanghai turun 42,37 poin atau 1,38% ke 3.038,05; indeks Hang Seng menguat 9,15 poin atau 0,04% ke 20.592,67; indeks Straits Times turun 20,95 poin atau 0,69% menjadi 2.833,27, dan indeks Nikkei melemah 295,74 poin atau 1,66% ke 17.564,73.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,10 triliun dengan 2,33 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp343,89 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp762,54 triliun dan aksi beli Rp418,64 triliun. Tercatat 107 saham menguat, 127 saham melemah dan 83 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas minus. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang anjlok 1,42%, diikuti infrastruktur melemah 1,00%. Sementara yang menguat tertinggi sektor properi, dengan kenaikan 0,89%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp125 menjadi Rp5.625, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) naik Rp100 menjadi Rp5.300 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp30 menjadi Rp4.520.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp375 menjadi Rp41.900, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp350 menjadi Rp15.350 dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp180 menjadi Rp2.300.
Baca:
IHSG Dibuka Tinggalkan Level 4.300 Dipicu Tekanan Jual
IHSG Dimungkinkan Koreksi Lagi, Cermati Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :