Bursa Jepang Naik Tinggi, IHSG Ditutup Menguat
Rabu, 09 September 2015 - 16:21 WIB
Bursa Jepang Naik Tinggi, IHSG Ditutup Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pertengahan pekan ini ditutup menguat seiring naiknya bursa Asia, terutama Jepang. IHSG terkerek 28,69 poin atau 0,66% ke level 4.347,28.
IHSG pagi tadi dibuka bertambah 36,1 poin atau 0,84% ke level 4.354,69 dan pada akhir sesi I ditutup di level 4.335,36.
Sementara IHSG kemarin ditutup berhasil balik arah didukung positifnya bursa Asia. IHSG menguat 17,23 poin atau 0,40% ke level 4.318,59.
Bursa Asia sore ini berakhir positif semua, dengan bursa Nikkei Jepang mencetak kenaikan terbesar satu hari dalam hampir tujuh tahun terakhir setelah komentar Perdana Menteri Shinzo Abe memicu harapan langkah-langkah kebijakan lanjutan untuk mendukung ekonomi.
Abe,yang baru saja memenangkan mandat untuk memimpin Partai Liberal Demokrat yang berkuasa selama tiga tahun memberikan pernyataan yang menunjukkan bahwa dia akan berusaha untuk menurunkan pajak perusahaan dan optimistis mencapai kesepakatan perdagangan trans-Pasifik.
Para pelaku pasar mengatakan komentar Abe memberi dorongan ke saham Jepang karena mereka pulih dari overselling pada Selasa, dibantu oleh kenaikan Wall Street semalam.
"Pidato Abe memicu spekulasi bahwa dia tidak akan duduk diam membiarkan ekonomi dalam kegagalan. Investor berpikir akan ada reboot dari abenomics," kata ahli strategi investasi senior di Mitsubishi UFJ Securities Norihiro Fujito, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/9/2015).
Adapun, Indeks Shanghai naik 72,64 poin atau 2,29% ke 3.243,09; indeks Hang Seng menguat 872,27 poin atau 4,10% ke 22.131,31; indeks Straits Times naik 40,19 poin atau 1,39% menjadi 2.926,05 dan indeks Nikkei melompat 1.343,43 poin atau 7,71% ke 18.770,51.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,66 triliun dengan 5,16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp446,44 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,76 triliun dan aksi beli Rp1,31 triliun. Tercatat 171 saham menguat, 114 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka perkebunan yang menguat 4,90%, diikuti aneka industri naik 3,18%. Sementara yang melemah hanya sektor infrastruktur turun 0,03%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp225 menjadi Rp6.100, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp41.975 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp135 menjadi Rp2.380.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) turun Rp125 menjadi Rp1.275, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp35 menjadi Rp2.445 dan PT Panin Sekuritas Tbk melemah Rp65 menjadi 3.460.
(Baca: IHSG Sesi I Bertahan di Teritori Hijau)
IHSG pagi tadi dibuka bertambah 36,1 poin atau 0,84% ke level 4.354,69 dan pada akhir sesi I ditutup di level 4.335,36.
Sementara IHSG kemarin ditutup berhasil balik arah didukung positifnya bursa Asia. IHSG menguat 17,23 poin atau 0,40% ke level 4.318,59.
Bursa Asia sore ini berakhir positif semua, dengan bursa Nikkei Jepang mencetak kenaikan terbesar satu hari dalam hampir tujuh tahun terakhir setelah komentar Perdana Menteri Shinzo Abe memicu harapan langkah-langkah kebijakan lanjutan untuk mendukung ekonomi.
Abe,yang baru saja memenangkan mandat untuk memimpin Partai Liberal Demokrat yang berkuasa selama tiga tahun memberikan pernyataan yang menunjukkan bahwa dia akan berusaha untuk menurunkan pajak perusahaan dan optimistis mencapai kesepakatan perdagangan trans-Pasifik.
Para pelaku pasar mengatakan komentar Abe memberi dorongan ke saham Jepang karena mereka pulih dari overselling pada Selasa, dibantu oleh kenaikan Wall Street semalam.
"Pidato Abe memicu spekulasi bahwa dia tidak akan duduk diam membiarkan ekonomi dalam kegagalan. Investor berpikir akan ada reboot dari abenomics," kata ahli strategi investasi senior di Mitsubishi UFJ Securities Norihiro Fujito, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (9/9/2015).
Adapun, Indeks Shanghai naik 72,64 poin atau 2,29% ke 3.243,09; indeks Hang Seng menguat 872,27 poin atau 4,10% ke 22.131,31; indeks Straits Times naik 40,19 poin atau 1,39% menjadi 2.926,05 dan indeks Nikkei melompat 1.343,43 poin atau 7,71% ke 18.770,51.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,66 triliun dengan 5,16 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp446,44 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,76 triliun dan aksi beli Rp1,31 triliun. Tercatat 171 saham menguat, 114 saham melemah dan 80 saham stagnan.
Sektor saham hari ini hampir semuanya menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka perkebunan yang menguat 4,90%, diikuti aneka industri naik 3,18%. Sementara yang melemah hanya sektor infrastruktur turun 0,03%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp225 menjadi Rp6.100, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp100 menjadi Rp41.975 dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp135 menjadi Rp2.380.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) turun Rp125 menjadi Rp1.275, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp35 menjadi Rp2.445 dan PT Panin Sekuritas Tbk melemah Rp65 menjadi 3.460.
(Baca: IHSG Sesi I Bertahan di Teritori Hijau)
(rna)
Lihat Juga :