Perang Mata Uang Dimulai dari AS Tujuh Tahun Lalu
Kamis, 10 September 2015 - 19:29 WIB
Perang Mata Uang Dimulai dari AS Tujuh Tahun Lalu
A
A
A
JAKARTA - Perang mata uang (currency war) dimulai dari negara adidaya Amerika Serikat (AS). Fenomena ini berlanjut hingga China melakukan hal yang sama.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, USD sudah bermasalah sejak tujuh tahun lalu, namun saat itu pelemahan terjadi di negara lain.
"Mereka menyatakan currency war itu pada tujuh tahun lalu, dimulai dari Amerika Serikat, disusul Jepang, terus ke Uni Eropa, sekarang menyambar Tiongkok melalui devaluasinya," kata Darmin di Jakarta, Kamis (10/9/2015).
Seperti diketahui, China baru saja melakukan devaluasi atau pelemahan mata uang yuan. Hal ini guna meningkatkan daya saing ekspor terhadap beberapa negara di Asia.
Darmin menyatakan, devaluasi yuan memang memberi efek positif bagi China. Sebab, melemahnya yuan tentu membuat ekspor China semakin membaik.
"Sementara kita saat rupiah melemah kita enggak punya sektor industri yang kuat. Saya kira ini pengalaman penting bagi kita. Sektor industri adalah pilar penggerak perekonomian," tandas dia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan, USD sudah bermasalah sejak tujuh tahun lalu, namun saat itu pelemahan terjadi di negara lain.
"Mereka menyatakan currency war itu pada tujuh tahun lalu, dimulai dari Amerika Serikat, disusul Jepang, terus ke Uni Eropa, sekarang menyambar Tiongkok melalui devaluasinya," kata Darmin di Jakarta, Kamis (10/9/2015).
Seperti diketahui, China baru saja melakukan devaluasi atau pelemahan mata uang yuan. Hal ini guna meningkatkan daya saing ekspor terhadap beberapa negara di Asia.
Darmin menyatakan, devaluasi yuan memang memberi efek positif bagi China. Sebab, melemahnya yuan tentu membuat ekspor China semakin membaik.
"Sementara kita saat rupiah melemah kita enggak punya sektor industri yang kuat. Saya kira ini pengalaman penting bagi kita. Sektor industri adalah pilar penggerak perekonomian," tandas dia.
(izz)
Lihat Juga :