Rilis Neraca Dagang Tak Bisa Selamatkan IHSG Sesi I
Selasa, 15 September 2015 - 12:20 WIB
Rilis Neraca Dagang Tak Bisa Selamatkan IHSG Sesi I
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini bertahan di teritori negatif meski rilis neraca perdagangan Indonesia pada Agustus mengalami surplus. IHSG melemah 52,31 poin atau 1,19% ke level 4.338,07.
IHSG pagi tadi dibuka di jalur merah sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia dan Wall Street semalam. IHSG terkoreksi 17,5 poin atau 40% ke level 4.372,87. (Baca: Neraca Perdagangan Agustus Surplus Rp6 triliun)
IHSG kemarin melanjutkan kenaikan di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia, terutama China. IHSG naik 29,91 poin atau 0,69% ke level 4.390,37. Sementara siang ini, bursa utama Asia mayoritas masih negatif.
Adapun, indeks Shanghai turun 78,65 poin atau 2,53% ke 3.036,15; indeks Hang Seng melemah 61,51 poin atau 0,29% ke 21.500,39; indeks Strait Times susut 21,99 poin atau 0,81% ke 2.848,88 dan indeks Nikkei menguat 160,66 poin atau 0,89% ke 18.126,36.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,84 triliun dengan 3,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp211,73 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp675,49 miliar dan aksi beli Rp463,76 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 174 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang susut 1,94%, diikuti manufaktur dan perkebunan yang sama-sama terkoreksi 1,65%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp125 menjadi Rp8.125, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) naik Rp20 menjadi Rp1.790 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp375 menjadi Rp9.650.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp195 menjadi Rp3.405, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 menjadi Rp41.050 dan PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp750 menjadi Rp6.050.
(Baca: Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Jalur Merah)
IHSG pagi tadi dibuka di jalur merah sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia dan Wall Street semalam. IHSG terkoreksi 17,5 poin atau 40% ke level 4.372,87. (Baca: Neraca Perdagangan Agustus Surplus Rp6 triliun)
IHSG kemarin melanjutkan kenaikan di tengah melemahnya mayoritas bursa Asia, terutama China. IHSG naik 29,91 poin atau 0,69% ke level 4.390,37. Sementara siang ini, bursa utama Asia mayoritas masih negatif.
Adapun, indeks Shanghai turun 78,65 poin atau 2,53% ke 3.036,15; indeks Hang Seng melemah 61,51 poin atau 0,29% ke 21.500,39; indeks Strait Times susut 21,99 poin atau 0,81% ke 2.848,88 dan indeks Nikkei menguat 160,66 poin atau 0,89% ke 18.126,36.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,84 triliun dengan 3,52 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp211,73 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp675,49 miliar dan aksi beli Rp463,76 miliar. Tercatat 53 saham menguat, 174 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Sektor saham hari ini semuanya melemah. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah konsumer yang susut 1,94%, diikuti manufaktur dan perkebunan yang sama-sama terkoreksi 1,65%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik Rp125 menjadi Rp8.125, PT Astra Graphia Tbk (ASGR) naik Rp20 menjadi Rp1.790 dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp375 menjadi Rp9.650.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) turun Rp195 menjadi Rp3.405, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 menjadi Rp41.050 dan PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp750 menjadi Rp6.050.
(Baca: Asia Mayoritas Melemah, IHSG Dibuka Tergelincir ke Jalur Merah)
(rna)
Lihat Juga :