Bangun Tol Sumedang, Pemerintah Desak China Percepat Pinjaman

Selasa, 15 September 2015 - 23:25 WIB
Bangun Tol Sumedang,...
Bangun Tol Sumedang, Pemerintah Desak China Percepat Pinjaman
A A A
JAKARTA - Pemerintah meminta perjanjian pinjaman alias loan agreement dari China dipercepat sebelum pembangunan konstruksi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan dimulai. Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimoeljono, usai penandatanganan kontrak jalan tol (bebas hambatan) untuk ruas Cisumdawu Seksi II (Rancakalong-Sumedang) fase II dengan nilai kontrak Rp3,4 triliun dengan China.

“Saya meminta supaya mekanisme loan agreement dipercepat tiga bulan. Sehingga pekerjaan konstruksi bisa dimulai tahun depan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Jalur tol Cisumdawu terdiri atas enam seksi (ruas), dua seksi diantaranya akan dikerjakan pemerintah memanfaatkan loan (pinjaman) China, yakni Seksi I Cileunyi-Rancakalong sepanjang 12,025 kilometer (km) dan Seksi II Rancakalong-Sumedang sepanjang 17,35 km. Untuk sisanya antara lain Seksi III Sumedang-Cimalaka (3,75 km), Seksi IV Cimalaka-Legok (7,2 km), Seksi V Legok-Ujung Jaya (15,9 km), serta Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan (4,048 km) akan ditawarkan pada investor

“Ditawarkan ke investor karena biaya pembangunan tol ini mahal. Makanya sebagian dikerjakan pemerintah dan sebagian lagi akan ditawarkan ke investor, yakni untuk Seksi III Sumedang-Cimalaka sampai Seksi VI Ujung Jaya-Dawuan,” ucapnya.

Menteri Basuki mengatakan, Tol Cisumdawu Seksi II fase I kontraknya sudah berada dalam tahapan konstruksi dengan nilai kontrak Rp1,1 triliun sepanjang 6,35 km. “Fase II agak lebih mahal sebab ada terowongan. Untuk lahan sendiri Seksi II fase II sudah selesai 93%. Progresnya cukup bagus dan saya minta supaya tahun depan bisa selesai. Sedangkan pada fase II lahan sudah ada pada presentase 80,12%,” ujarnya.

Basuki menambahkan, pihaknya meminta komitmen China agar pengurusan loan agreement bisa diselesaikan secepat mungkin. “Kami batalkan kalau waktunya tak sesuai selama tiga bulan yang kami minta. Dan, kita akan lanjut kerjakan dengan memakai APBN murni,” tandasnya.

Pekerjaan kontruksi Seksi II fase II Tol Cisumdawu akan dilaksanakan oleh kontraktor konsorsium Metallurgical Corporation of China Ltd, PT Wijaya Karya (persero) Tbk, PT Nindya Karya (persero) serta PT Waskita Karya (persero) Tbk.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Hediyanto W. Husaini mengatakan, untuk Seksi I Tol Cisumdawu lahan yang baru bebas sebanyak 33%. Namun, progres lahan akan terus digenjot sehingga investor bisa masuk dan membangun

“Tapi seksi pertama itu bisa cepat karena kami juga lagi menggenjot tanahnya mudah-mudahan selesai akhir tahun ini. Kalau sudah selesai, bisa gampang cari investor. Karena ini sudah kami masukkan dalam program agar tahun depan bisa mulai,” ucapnya.

Jika pengerjaan pada Seksi fase II selesai, ruas tersebut bisa beroperasi dari Rancakalong-Sumedang pada tahun 2018.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
8 menit yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
1 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved