Ini Perbedaan ORI012 dengan Seri Sebelumnya

Senin, 21 September 2015 - 13:59 WIB
Ini Perbedaan ORI012...
Ini Perbedaan ORI012 dengan Seri Sebelumnya
A A A
JAKARTA - Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Robert Pakpahan menyatakan, untuk penerbitan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dengan seri 012 agak berbeda sistem minimum hold dananya dibandingkan seri-seri sebelumnya.

Robert mengatakan, seri sebelumnya, minimum hold dana dari ORI adalah satu bulan. Untuk seri 012 dana yang dihold minimum dua bulan dengan pembayaran kupon pertama kali di 15 November 2015‎. ORI 012 baru ditawarkan sejak 21 September hingga 15 Oktober 2015.

"‎ORI sebelumnya kan minimum hold-nya satu bulan. Sekarang harus dua bulan. Di-hold-nya lebih lama. Jika sudah dua bulan, pemegang ORI-nya baru boleh menawarkan atau menjual ke pasar sekunder," kata dia di Jakarta, Senin (21/9/2015).

Saat ini, kata Robert ‎pasar Surat Utang Negara (SUN) dalam rupiah yang dipegang asing posisinya berada di 37,76% di pasar sekunder. "Posisi di pasar sekunder saat ini ada di Rp529 triliun. ‎Pasar sekunder kita saat ini dipegang asing," ujarnya.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia hari ini resmi meluncurkan ORI012. Masa penawarannya mulai dari 21 September-15 Oktober 2015 dengan minimum pemesanan Rp5 juta dan maksimal Rp3 miliar.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menyatakan, untuk bunga dari ORI012 sebesar 9% per tahun dan akan dibayarkan setiap tanggal 15.

"Kami baru saja luncurkan ORI untuk pembiayaan defisit APBN P 2015. Jatuh temponya tiga tahun untuk pembayaran kupon (bunga) 9%. Harapannya setelah diluncurkan ini, investor domestik makin berani masuk ke instrumen lain," ujar dia.

Baca Juga:

Pemerintah Resmi Tawarkan ORI012 dengan Bunga 9%

Terbitkan ORI012, Pemerintah Targetkan Raup Rp20 T
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Polytama Propindo Tawarkan...
Polytama Propindo Tawarkan Kupon Obligasi 12%
ORI 017 Investasi Risiko...
ORI 017 Investasi Risiko Kecil Paling Menguntungkan? Simak Riset Ini
Yuk, Beli Nggak? Penawaran...
Yuk, Beli Nggak? Penawaran Sukuk Ritel SR013 Bank Mandiri Tutup Dua Hari Lagi Lho..
BCA Cetak Rekor, Penjualan...
BCA Cetak Rekor, Penjualan Obligasi ORI017 Capai Rp4,5 Triliun
Pasar Obligasi Indonesia...
Pasar Obligasi Indonesia Masih Tawarkan Imbal Hasil yang Legit buat Asing
Wow!, Penjualan Sukuk...
Wow!, Penjualan Sukuk SR013 BRI Meningkat 7 Kali Lipat Tembus Rp3,5 T
Berita Terkini
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
7 menit yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
1 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
1 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
10 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
11 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved