Ekonomi Global Lesu, Ekspor Mebel Turun 20%

Selasa, 22 September 2015 - 03:30 WIB
Ekonomi Global Lesu,...
Ekonomi Global Lesu, Ekspor Mebel Turun 20%
A A A
SEMARANG - Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) melaporkan kinerja ekspor mebel dan kerajinan mengalami penurunan hingga 20%. Penurunan ini akibat dampak perlambatan ekonomi global yang berimbas terhadap melemahnya daya beli konsumen.

Ketua Asmindo Jawa Tengah, Eri Sasmito mengatakan, kinerja ekspor industri pada triwulan III tahun 2015 sedikit mengalami penurunan. Sebelumnya, ekspor Jawa Tengah mulai mengalami kenaikan sekitar 20-30% pada akhir 2014 sampai dengan awal 2015. "Sekarang ini ekspor turun lumayan banyak,” ujarnya, Senin (21/9/2015).

Perlambatan ekonomi ini, lanjut dia, membuat para pengusaha mebel dan kerajinan terpukul karena lemahnya daya beli. Selain itu, pengusaha juga masih dibingungkan dengan ketatnya perizinan.

“Di saat seperti ini seharusnya pemerintah memikirkan nasib industri mebel dan kerajinan dengan memberi kelonggaran dalam hal perizinan serta pajak. Perizinan salah satunya terkait Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang sangat ketat yang membuat banyak dampak bagi pengusaha mebel dan kerajinan,” bebernya.

Meski demikian, lanjut dia, Asmindo masih optimistis industri mebel dan kerajinan akan tumbuh, mengingat saat ini pasar Asia khususnya China masih potensial baik dari segi pasar maupun harga di banding Eropa.

Di sisi lain, untuk meningkatkan kinerja ekspor, Asmindo terus berusaha membuka pasar baru, di beberapa negara Eropa. Asmindo menargetkan setidaknya bisa menyuplai 5% produk mebel dunia. Target tersebut sudah dipatok dalam kurun waktu 10 tahun e depan.

Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari menyatakan, ekspor mebel menempati posisi kedua komoditi terbanyak ekspor Jateng.

Ekspor mebel pada Agustus memberikan andil sebesar 18,62% dengan total USD91,05 juta. “Selain mebel tekstil dan barang tekstil serta bermacam barang hasil pabrik menjadi komoditas utama,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Strategi Pulihkan Industri...
Strategi Pulihkan Industri Mebel dan Kerajinan
HIMKI Ungkap Potensi...
HIMKI Ungkap Potensi Banten dalam Memperkuat Industri Mebel Nasional
Industri Mebel dan Kerajinan...
Industri Mebel dan Kerajinan Megap-megap, Pemerintah harus Turun Tangan
Abdul Sobur Terpilih...
Abdul Sobur Terpilih Jadi Ketua Umum HIMKI, Dorong Pertumbuhan Industri Mebel
IFEX 2026 Bukan Sekadar...
IFEX 2026 Bukan Sekadar Pameran Tapi Simbol Transformasi Ekspor Indonesia
Kolaborasi Lintas Sektor...
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Memperkuat Industri Mebel
Berita Terkini
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
1 jam yang lalu
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
2 jam yang lalu
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
2 jam yang lalu
Tak Perlu Ajukan Permohonan,...
Tak Perlu Ajukan Permohonan, Denda PKB dan BBNKB Dihapus Otomatis hingga 31 Agustus
3 jam yang lalu
Petani Sawit Respons...
Petani Sawit Respons Ekspor Satu Pintu: Stabilitas Rantai Pasok Harus Jadi Prioritas
4 jam yang lalu
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
4 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved