MNC Bank Optimistis Genjot Kredit Infrastruktur

Jum'at, 25 September 2015 - 22:53 WIB
MNC Bank Optimistis...
MNC Bank Optimistis Genjot Kredit Infrastruktur
A A A
JAKARTA - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank siap menggenjot kredit infrastruktur dengan mengincar berbagai proyek di Jawa dan Bali. Besarnya permintaan membuat perseroan berani masuk ke proyek hotel hingga hydropower. Tidak hanya itu, perseroan juga akan menyasar kerja sama dengan developer untuk memperluas segmen KPR.

Direktur Utama MNC Bank Benny Purnomo mengemukakan pasar kredit di segmen tersebut sangat potensial. Pihaknya mematok nilai pinjaman sekitar 70-80% dari nilai aset yang dijaminkan. Kerja sama penyaluran kredit untuk hotel dilakukan dengan beberapa grup besar. Sementara untuk hydropower dilakukan dengan menyasar pembangkit berkapasitas 4-5 MW.

"Fokus kami untuk kredit infrastruktur masuk ke sektor perhotelan dan pembangkit listrik. Target kredit wholesale dapat naik Rp50 miliar tahun ini," ujar Benny di Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Untuk memperkuat amunisi kredit perseroan akan melakukan pendanaan dengan rights issue sebanyak Rp674,4 miliar. Strategi rights issue dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan asset produktif. "Dana ini cukup untuk kredit hingga awal tahun depan," katanya.

Benny mengatakan rencana rights issue telah disahkan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) yang menyetujui penambahan modal perseroan melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bapepam IX.D.1 tentang hak memesan efek terlebih dahulu, lampiran keputusan ketua Bapepam No. KEP-26/PM/2003 tanggal 17 Juli 2003.

Dia menyebutkan, dalam Penawaran Umum Terbatas IV ini perseroan akan menerbitkan sebanyak banyaknya 6.744.407.924 saham biasa atas nama atau sebesar 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah PUT IV dengan nilai nominal Rp100 setiap saham yang ditawarkan.

“Saham yang ditawarkan ini seluruhnya merupakan saham yang berasal dari portepel dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI)," ujar Benny.

Dana hasil PUT IV setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan asset produktif antara lain melalui pemberian kredit, penempatan dana dan pembelian surat berharga dengan tetap memperhatikan ketentuan kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM).

Perseroan juga telah melakukan efisiensi dengan menutup sekitar 30 cabang yang khusus berfokus di mikro dari keseluruhan cabang yang berjumlah 100 di Indonesia. Penutupan cabang dilakukan bukan karena dari pelemahan ekonomi, namun karena perusahaan ingin mengubah fokus bisnisnya dengan menghilangkan sektor mikro.

Dia mengakui, perusahaan ingin mengakselerasi pelayanan melalui teknologi. "Tahun ini kami tutup cabang sekitar 30 cabang di Indonesia, tapi yang fokusnya ke mikro, karena kami ingin fokus ke infrastruktur. Karena ke depan klik (era teknologi) lebih bagus, bagaimana klik bisa diakselerasi," tandasnya.

Baca juga:

MNC Bank Bidik Dana Rights Issue Rp674 Miliar

MNC Bank Luncurkan Mobile Banking Semester II
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rayakan Hari Pelanggan...
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Jajaran Direksi MNC Bank Turun Layani Nasabah
Hari Pelanggan Nasional,...
Hari Pelanggan Nasional, MNC Bank Manjakan Nasabah dengan Program Spesial
MNC Land Ganti Nama...
MNC Land Ganti Nama Jadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk
MNC Bank Targetkan Volume...
MNC Bank Targetkan Volume Tabungan di Kisaran Rp1,5 - Rp2 Triliun
PT Taspen Gandeng MNC...
PT Taspen Gandeng MNC Bank Layani Pensiunan Gunakan MotionBanking
MNC Bank Berusia Satu...
MNC Bank Berusia Satu Dekade, Hary Tanoesoedibjo: Jadi Pijakan Tumbuh Lebih Baik
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
40 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
55 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
55 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
1 jam yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved