Rupiah Makin Terpuruk, BI Kembali Siapkan Paket Kebijakan
Sabtu, 26 September 2015 - 16:19 WIB
Rupiah Makin Terpuruk, BI Kembali Siapkan Paket Kebijakan
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) kembali akan menyiapkan paket kebijakan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah yang kian terpuruk. Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, pada akhir pekan, ditutup di level Rp14.738/USD, lebih buruk 76 poin dibanding posisi penutupan minggu sebelumnya di angka Rp14.662/USD
Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp14.690/USD, terdepresiasi 67 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.623/USD. (Baca: Fed Beri Sinyal Kerek Fed Rate, Rupiah Kian Tertindas USD)
Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan, dalam waktu dekat BI akan menyampaikan kembali paket kebijakan yang lebih bisa mengatasi stabilisasi nilai tukar rupiah. (Baca: Paket Kebijakan Tak Mempan Dongkrak Rupiah)
"BI akan menyampaikan kembali paket kebijakan untuk atasi stabilisasi nilai tukar, misal devisa hasil Ekspor. Ini DHE kita sedang koordinasi dengan pemerintah agar bagaimana Devisa Hasil Ekspor ini bisa stay di dalam negeri dan di-convert," ujarnya di Jakarta, Sabtu (26/9/2015).
Jadi, dengan memberikan insentif-insentif bagi eksporter yang punya DHE agar menempatkannya di dalam negeri. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang diskusikan dengan pemerintah, termasuk soal kemungkinan pajak dan lainnya. "Tapi, detilnya nanti akan kami sampaikan kalau sudah jadi ya," tandasnya.
Sementara berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp14.690/USD, terdepresiasi 67 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.623/USD. (Baca: Fed Beri Sinyal Kerek Fed Rate, Rupiah Kian Tertindas USD)
Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Juda Agung mengatakan, dalam waktu dekat BI akan menyampaikan kembali paket kebijakan yang lebih bisa mengatasi stabilisasi nilai tukar rupiah. (Baca: Paket Kebijakan Tak Mempan Dongkrak Rupiah)
"BI akan menyampaikan kembali paket kebijakan untuk atasi stabilisasi nilai tukar, misal devisa hasil Ekspor. Ini DHE kita sedang koordinasi dengan pemerintah agar bagaimana Devisa Hasil Ekspor ini bisa stay di dalam negeri dan di-convert," ujarnya di Jakarta, Sabtu (26/9/2015).
Jadi, dengan memberikan insentif-insentif bagi eksporter yang punya DHE agar menempatkannya di dalam negeri. Menurutnya, saat ini pihaknya sedang diskusikan dengan pemerintah, termasuk soal kemungkinan pajak dan lainnya. "Tapi, detilnya nanti akan kami sampaikan kalau sudah jadi ya," tandasnya.
(dmd)
Lihat Juga :