Firmanzah: Pengentasan Kemiskinan Harus Jadi Prioritas Nasional

Minggu, 27 September 2015 - 17:05 WIB
Firmanzah: Pengentasan...
Firmanzah: Pengentasan Kemiskinan Harus Jadi Prioritas Nasional
A A A
JAKARTA - Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi pemerintahan SBY, Firmanzah mengungkapkan bahwa program pengentasan kemiskinan sudah seharusnya menjadi prioritas nasional.

Dia mengatakan, selama ini program pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah masih bersifat sporadis. Sejauh ini belum ada cetak biru (blue print) yang komprehensif untuk menjelaskan peran masing-masing kementerian dalam mengentaskan kemiskinan. (Baca: Jumlah Penduduk Miskin RI Naik Jadi 28,59 Juta Orang)

"Belum ada blue print yang komprehensif yang menjelaskan peran yang menjelaskan peran Kemenko Perekonomian itu tugasnya seperti apa, Kemenko PMK itu ada di mana, Kemensos ada di mana khususnya untuk pengentasan kemiskinan," katanya dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta, Minggu (27/9/2015).

Mantan Dekan FEUI ini khawatir program pengentasan kemiskinan Jokowi tak akan efektif karena tidak dilakukan secara terintegrasi dan komprehensif. Sebab pengentasan kemiskinan kuncinya hanyalah sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. (Baca: Pemerintah Dinilai Kesampingkan Kemiskinan Demi Infrastruktur)

"Kuncinya sinergi dan teamwork pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemda juga harus merangkul semua stakeholder, agar programnya tepat dan terukur," tutur dia.

Dalam menanggulangi kemiskinan, sambung Rektor Universitas Paramadina ini, mekanismenya berbeda antara masyarakat sangat miskin, rentan miskin, dan miskin. Misal, masyarakat yang sangat miskin penanggulangannya harus lewat injeksi langsung.

"Sementara mereka yang kerja tiap hari hampir 20 jam tapi tetap miskin (activly poor economy) maka programnya berbeda dengan yang sangat miskin. Bisa distimulus dengan KUR atau mekanisme dana desa," bebernya.

"Jadi program pengentasan kemiskinan harus jadi prioritas nasional. Karena kalau tidak, jumlah masyarakat miskin akan bertambah besar. Persoalan yang timbul setelahnya pun akan semakin kompleks," pungkas Firmanzah. (lly)

Baca juga:

Orang Miskin di Perkotaan Bertambah Jadi 10,65 Juta Orang

Orang Miskin Bertambah, DPR Sebut Pemerintah Gagal

Mantan Stafsus SBY Pesimis Angka Kemiskinan Dapat Ditekan
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
6 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
7 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
7 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
8 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved