IHSG Diperkirakan Masih Miliki Peluang Menguat
Rabu, 30 September 2015 - 08:28 WIB
IHSG Diperkirakan Masih Miliki Peluang Menguat
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih memiliki peluang menguat.
"IHSG akan berada pada kisaran 4.115-4.265," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya yang masih akan menjadi fokus investor, di antaranya data penjualan retail dan indeks produk industri di Jepang, tingkat inflasi di Eropa dan komentar The Fed mengenai data ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS).
Sementara IHSG kemarin menguat cukup meyakinkan setelah dibuka melemah hingga level terendah pada tahun ini. IHSG ditutup naik 57,9 poin sebesar 1,41% di level 4.178,41.
Sektor Konsumer memimpin penguatan hingga hampir 5% pada perdagangan kemarin. Investor domestik terlihat cukup antusias mengkaji ulang stimulus kebijakan kedua dari pemerintah dan membuat beberapa institusi keuangan negara mulai berani menambah alokasi dana pada saham, melihat beberapa saham yang sudah cukup murah.
"Hal ini terlihat pada catatan transaksi investor asing yang masih terlihat net sell cukup dalam di level Rp522,84 miliar pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
(Baca: Potensi Penguatan IHSG Rentan Koreksi, Cermati Saham Ini)
"IHSG akan berada pada kisaran 4.115-4.265," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya yang masih akan menjadi fokus investor, di antaranya data penjualan retail dan indeks produk industri di Jepang, tingkat inflasi di Eropa dan komentar The Fed mengenai data ketenagakerjaan di Amerika Serikat (AS).
Sementara IHSG kemarin menguat cukup meyakinkan setelah dibuka melemah hingga level terendah pada tahun ini. IHSG ditutup naik 57,9 poin sebesar 1,41% di level 4.178,41.
Sektor Konsumer memimpin penguatan hingga hampir 5% pada perdagangan kemarin. Investor domestik terlihat cukup antusias mengkaji ulang stimulus kebijakan kedua dari pemerintah dan membuat beberapa institusi keuangan negara mulai berani menambah alokasi dana pada saham, melihat beberapa saham yang sudah cukup murah.
"Hal ini terlihat pada catatan transaksi investor asing yang masih terlihat net sell cukup dalam di level Rp522,84 miliar pada perdagangan kemarin," pungkasnya.
(Baca: Potensi Penguatan IHSG Rentan Koreksi, Cermati Saham Ini)
(rna)
Lihat Juga :