18 Unit K/L Tergabung dalam Portal INSW

Rabu, 30 September 2015 - 14:40 WIB
18 Unit K/L Tergabung...
18 Unit K/L Tergabung dalam Portal INSW
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tercatat 18 unit Kementerian dan Lembaga (K/L) yang telah bergabung dalam Indonesia National Single Window (INSW).

Menurut dia, semakin banyak K/L yang tergabung secara online dalam INSW maka semakin banyak perizinan yang bisa dikelola dengan single window. Bambang menuturkan, INSW nantinya akan dibuat secara permanen karena selama ini INSW memang sudah ada, namun belum berjalan maksimal.

"Tercatat 18 unit dari K/L telah terapkan perizinan online dan bergabung dengan INSW. Seiring waktu dan dinamika terdapat kebutuhan untuk menyempurnakan proses peizinan ekspor dan impor dari setiap K/L, yang dirasakan perlu ada lembaga permanen untuk mengelola portal INSW. Maka presiden amanatkan kepada Kementerian Keuangan untuk membentuk lembaga permanennya," katanya di Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Dia menambahkan, portal ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan negara Asia Tenggara, yang tertuang dalam sebuah deklarasi pada 2 Oktober 2003 di Bali.

"Kesepakatan itu dijabarkan dalam Asian Agreement pada 2007. Dalam rangka memenuhi komitmen itu, pemerintah melalui Kemenko Perekonomian sejak 2007 membentuk tim persiapan INSW. Kita juga telah berhasil membuat blueprint-nya dan mengoperasikannya untuk proses ekspor impor secara online," imbuhnya.

Bambang menjelaskan, kelembagaan INSW tersebut sudah masuk dalam amanat Perpres Nomor 76/2014 dan sudah terlaksana melalui PMK Nomor 138/2015.

"Di sana, kami tetapkan susunan organisasi dan tata kerja pengelola portal INSW. Demikian pula melaui PMK 850/2015, kami tetapkan para pimpinan yang terdiri dari kepala, sekretaris dan tiga deputi," pungkasnya.

(Baca: Permudah Izin Ekspor-Impor, Pemerintah Luncurkan INSW)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
1 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
1 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
3 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved