Darmin: Pemerintah Tanggung Kerugian Pertamina, Itu Subsidi!

Kamis, 01 Oktober 2015 - 20:02 WIB
Darmin: Pemerintah Tanggung...
Darmin: Pemerintah Tanggung Kerugian Pertamina, Itu Subsidi!
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, jika kerugian PT Pertamina (Persero) yang menjual harga bahan bakar minyak (BBM) premium di bawah harga keekonomian ditanggung pemerintah, maka itu sama halnya pemerintah kembali memberikan subsidi terhadap harga BBM berkadar research octane number (RON) 88 itu.

Hal tersebut menanggapi pernyataan Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) I GN Wiratmaja Puja yang menyebutkan bahwa pemerintah akan menombok kerugian yang diderita perseroan dalam menjual harga premium di bawah harga keekonomian.

"Ya kalau dibayar pemerintah ya bisa dilihat sebagai subsidi. Saya enggak mau gambling mengenai itu lah. Spekulasi, nanti aja kita lihat," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

Kendati demikian, lanjut Darmin, yang seharusnya pantas menanggung kerugian penjualan harga premium di bawah keekonomian adalah yang menentukan kebijakan harga, dalam hal ini pemerintah.

"Ya tergantung kita lihat itu pantas ditanggung pemerintah atau Pertamina. Itu tentu saja tergantung kepada siapa yang menentukan kebijakan harga," jelasnya.

Namun, saat dikonfirmasi apalah pemerintah akan menanggung kerugian tersebut? Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) ini masih menggantung jawabannya. "Ya makanya kita lihat bagaimana," tukas Darmin.

Sebelumnya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji untuk menutupi kerugian Pertamina dalam menjual BBM jenis premium. Kerugian yang dialami Pertamina hingga September 2015 sekitar Rp15,2 triliun.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM I GN Wiratmaja Puja mengatakan, kerugian yang diklaim perseroan tersebut sejatinya bukan kerugian Pertamina. Karena, jika BUMN migas tersebut keuangannya masih negatif maka pemerintah yang akan membayar kerugiannya.

"Kalau misalnya negatif (keuangan Pertamina) kan dibayar pemerintah ke Pertamina. Sebenarnya beban pemerintah," tandasnya.

Baca juga:

Jokowi Minta Pertamina Turunkan Harga BBM Premium

Pemerintah Didesak Turunkan Harga BBM

BPS: Harga BBM Pengaruhi Kemiskinan dan Upah Buruh
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Subsidi Energi Bengkak...
Subsidi Energi Bengkak hingga Rp502 Triliun, Pengamat: Hapus Premium!
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Siap-siap Wahai Penikmat...
Siap-siap Wahai Penikmat BBM Premium, Kuota di Jawa-Madura-Bali Akan Dikurangi
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Premium Bakal Dihapus,...
Premium Bakal Dihapus, Ahok: Subsidi Bisa Dialihkan ke Pertalite
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved