BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat

Sabtu, 29 Januari 2022 - 17:51 WIB
loading...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Pemerintah akan memberikan kompensasi atau subsidi bagi bensin RON 90 atau BBM Pertalite. Dengan begitu, diharapkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bisa tetap terjangkau. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan memberikan kompensasi atau ' subsidi ' bagi bensin RON 90 atau BBM Pertalite . Dengan begitu, diharapkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan bisa tetap terjangkau oleh daya beli masyarakat.

Lantas, kapan pemberian kompensasi ini dilakukan? Corporate Secretary Sub Holding Commercial And Trading, Irto Ginting menyebutkan, saat ini skema pemberian kompensasi tersebut masih digodok pemerintah.

"Belum ada update yang signifikan. Hal ini masih dibahas antar Kementerian terkait," ujar Irto kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (28/1/2022).

Baca Juga: Bagaimana Nasib BBM Premium, Menteri ESDM: Secara Alami Tergantikan Oleh Pertalite

Irto memastikan, Pertamina turut serta dalam diskusi yang dilakukan pemerintah tersebut. Namun, dia tidak bisa menyebutkan kapan pembahasan skema ini rampung.

"Mudah-mudahan segera selesai," katanya.



Saat ini, masyarakat sudah menggunakan bensin RON 90 seperti Pertalite untuk kendaraan mereka. Bensin jenis Premium, meskipun sudah 'langka' di pasaran, masih didistribusikan di beberapa titik dan sebagian besar menjadi bahan campuran Pertalite.

Pertalite sendiri merupakan campuran antara Premium dengan Pertamax. Rencananya, pemerintah akan memberikan kompensasi untuk Premium yang digunakan sebagai bahan campuran ini. Jadi, meski tidak memberi subsidi langsung ke Pertalite, diharapkan harga Pertalite ke depannya akan semakin terjangkau.

Sebaliknya, harga campuran lain di Pertalite akan tetap mengikuti harga internasional. Sehingga nantinya di dalam formula akhir harga Pertalite, bakal ada harga komponen yang disubsidi plus harga yang sesuai pasar.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3814 seconds (11.97#12.26)