RI Belum Mampu Tandingi Dubai soal Proses Izin Investasi

Senin, 05 Oktober 2015 - 18:36 WIB
RI Belum Mampu Tandingi...
RI Belum Mampu Tandingi Dubai soal Proses Izin Investasi
A A A
BANTEN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki terobosan ‎dalam hal proses perizinan investasi, yang sebelumnya butuh waktu berhari-hari disulap menjadi hanya tiga jam. Namun, Indonesia masih belum sanggup menandingi Dubai yang proses perizinan investasinya hanya satu jam selesai.

"Investasi di Uni Emirat Arab, Dubai hanya satu jam. Kita di sini minta satu jam, tapi enggak bisa jadi tiga jam enggak apa-apa. Tapi kan sebelumnya berapa hari. Delapan hari. Sekarang tiga jam, jadi bisa dipersingkat," katanya di Tangerang, Banten, Senin (5/10/2015). (Baca: Ini Cara Urus Izin Investasi 3 Jam Ala Jokowi).

Dia menjelaskan, dengan sistem perizinan tiga jam ini investor bisa mendapatkan izin prinsip, pembuatan akte perusahaan, dan mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). "Jadi ngurus izin prinsip, PT, dan NPWP hanya tiga jam," imbuh dia.

Namun, proses perizinan kilat tersebut baru bisa dirasakan investor sekitar tiga pekan mendatang. Sebab saat ini pemerintah sedang menyiapkan seluruh perangkatnya. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menargetkan proses perizinan kilat tersebut harus sudah dapat diimplementasikan pada 26 Oktober 2015.

"Saya beri target 26 Oktober tidak boleh mundur. Investor kalau dateng dilayani sudah maksimal tiga jam. Kalau tidak tiga jam sampaikan ke saya, berarti masih harus ada yang diperbaiki," kaya Jokowi.

‎Menurutnya, jika investor sudah terhubung dengan kawasan industri maka dengan tiga izin yang digenggam tersebut sudah bisa langsung proses konstruksi. Ini dikatakannya sebagai terobosan pemerintah untuk bersaing dengan negara lain dalam proses perizinan investasi.

"‎Karena ini kompetisi antar negara. Kalau pola lama masih kita pakai, enggak akan ada orang investasi di negara kita," tandasnya.

Baca:

Ekonom: Proses Izin Usaha 3 Jam Sulit Diimplementasikan
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Investasi Beberkan...
Menteri Investasi Beberkan Alasan Detail di Balik Pencabutan 2.270 Izin Usaha
Ribuan Izin Tambang...
Ribuan Izin Tambang Dicabut, Bahlil: Kalau Ada yang Keberatan, Monggo Lapor!
2.270 Izin Usaha Sudah...
2.270 Izin Usaha Sudah Dicabut Jangan Harap Kembali, Begini Analogi Bahlil
Masyarakat Daerah Bisa...
Masyarakat Daerah Bisa Dapat Lungsuran Lahan IUP yang Dicabut
Beberkan Hambatan Perizinan...
Beberkan Hambatan Perizinan Usaha di Daerah, Kadin: Masih Banyak Pungli
Bappebti Tutup 80 Situs...
Bappebti Tutup 80 Situs Investasi Bodong Sepanjang Maret
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
30 menit yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
42 menit yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
1 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
1 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
1 jam yang lalu
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
2 jam yang lalu
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved