Minta Harga BBM Turun, DPR Nilai Jokowi Tak Disiplin

Rabu, 07 Oktober 2015 - 15:59 WIB
Minta Harga BBM Turun,...
Minta Harga BBM Turun, DPR Nilai Jokowi Tak Disiplin
A A A
JAKARTA - Komisi VII DPR RI menyinggung pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar PT Pertamina (Persero) dapat menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. DPR menilai Jokowi tidak disiplin.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya W Yudha mengatakan, jika Jokowi meminta agar harga BBM ‎turun saat ini maka pemerintah tidak disiplin dengan keputusan untuk mengevaluasi harga BBM per tiga bulan. Sebab, pada 1 Oktober 2015 pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mengevaluasi harga BBM dan memutuskan harganya tetap.

"Evaluasi dilakukan per tiga bulan atau enam bulan. Mestinya kalau stimulus itu diumumkan kemarin untuk evaluasi pada 1 oktober kan akan lebih tepat waktunya. Karena kalau revisinya bulan depan, menjadi tidak disiplin lagi. Ini kenapa saya bilang kalau memang ada revisi mending pas 1 Oktober kemaren‎," ujarnya di Hotel Atlet, Jakarta, Rabu (7/10/2015).

Menurut Satya, pemerintah juga sedianya transparan soal penentuan harga BBM. Sebab, faktor turunnya harga BBM tidak hanya karena harga minyak dunia yang turun. Namun juga dilihat dari nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD). "Karena faktor BBM kan bukan hanya minyak turun, tapi juga karena nilai kurs, kita kan impornya banyak. Jadi memengaruhi," imbuhnya.

Terlebih, lanjut Satya, nilai kurs rupiah sudah melambung hingga lebih dari 40%. Sementara harga minyak dunia turun sampai 40%.

"Sehingga dampak kepada BBM juga signifikan atau tidak mesti dilihat. Kalau tidak signifikan, sementara harga dipaksa turun kan turun itu presiden pengen ini bagian dari stimulus. Ya kita minta supaya konsisten," tandasnya.

Baca juga
:

Pertamina Hanya Minta Penurunan Harga Solar, Tidak Premium

Rilis Paket Kebijakan, Ini Arahan Jokowi di Sektor Energi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Ubah Aturan Distribusi...
Jokowi Ubah Aturan Distribusi dan Harga Jual Eceran BBM, Premium Gimana?
Perubahan Harga BBM...
Perubahan Harga BBM RI dalam 10 Tahun Terakhir, Premium Sempat Rp4.500/Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite
Subsidi Energi Bengkak...
Subsidi Energi Bengkak hingga Rp502 Triliun, Pengamat: Hapus Premium!
Premium dan Pertalite...
Premium dan Pertalite Dihapus, Pemerintah Tetap Harus Subsidi BBM
Mitos atau Fakta Bensin...
Mitos atau Fakta Bensin Oktan Tinggi Bikin Irit
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
2 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
2 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
2 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
3 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
3 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
4 jam yang lalu
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved