IHSG Peluang Bertahan di Zona Hijau, Lirik Saham Ini
Kamis, 08 Oktober 2015 - 08:09 WIB
IHSG Peluang Bertahan di Zona Hijau, Lirik Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan memiliki peluang bertahan di zona hijau asalkan pelaku pasar tidak melakukan penjualan secara masif.
"Utang gap 4.346-4.381 masih ada sehingga masih rawan aksi profit taking. Tetap cermati sentimen yang ada," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.400-4.435 dan resisten 4.497-4.515. Laju IHSG kemarin sempat masuk dalam area target support 4.378-4.496 dan mampu melampaui target resisten 4.478-4.486.
Kemarin, jelang diumumkannya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 3, laju IHSG seperti mendapat sentimen positif, sehingga mampu membuatnya dapat kembali bertahan di zona hijau.
Pelaku pasar pun terlihat masih aktif melakukan aksi beli yang terlihat dari pergerakan IHSG yang sempat mengalami pelemahan jelang penutupan sesi I, namun diimbangi dengan aksi beli di sesi kedua yang mengangkat IHSG hingga akhirnya mampu mengalami kenaikan hampir 1%.
Mayoritas indeks sektoral mengalami kenaikan yang dimotori indeks industri dasar, aneka industri, dan keuangan. Saham-saham unggulan dari sektor-sektor tersebut, antara lain INTP, SMGR, ASII, BBRI, BDMN, dan lainnya turut diburu hingga mengalami kenaikan rata-rata lebih dari 5%.
"Masih berlanjutnya laju positif bursa saham AS dan Eropa sebelumnya yang berimbas pada laju bursa saham Asia dan menguatnya laju rupiah turut menambah sentimen positif pada laju IHSG," ujarnya.
Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp844,83 miliar menjadi net buy Rp221,57 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp895-Rp975. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp900.
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp180-Rp210. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp195.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.090-Rp3.245. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.100.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp10.250-Rp11.200. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp10.700.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.900-Rp6.300. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.900.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.550-Rp1.670. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.560.
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp325-Rp345. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp330.
"Utang gap 4.346-4.381 masih ada sehingga masih rawan aksi profit taking. Tetap cermati sentimen yang ada," kata Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Dia memperkirakan IHSG akan berada pada rentang support 4.400-4.435 dan resisten 4.497-4.515. Laju IHSG kemarin sempat masuk dalam area target support 4.378-4.496 dan mampu melampaui target resisten 4.478-4.486.
Kemarin, jelang diumumkannya Paket Kebijakan Ekonomi Jilid 3, laju IHSG seperti mendapat sentimen positif, sehingga mampu membuatnya dapat kembali bertahan di zona hijau.
Pelaku pasar pun terlihat masih aktif melakukan aksi beli yang terlihat dari pergerakan IHSG yang sempat mengalami pelemahan jelang penutupan sesi I, namun diimbangi dengan aksi beli di sesi kedua yang mengangkat IHSG hingga akhirnya mampu mengalami kenaikan hampir 1%.
Mayoritas indeks sektoral mengalami kenaikan yang dimotori indeks industri dasar, aneka industri, dan keuangan. Saham-saham unggulan dari sektor-sektor tersebut, antara lain INTP, SMGR, ASII, BBRI, BDMN, dan lainnya turut diburu hingga mengalami kenaikan rata-rata lebih dari 5%.
"Masih berlanjutnya laju positif bursa saham AS dan Eropa sebelumnya yang berimbas pada laju bursa saham Asia dan menguatnya laju rupiah turut menambah sentimen positif pada laju IHSG," ujarnya.
Transaksi asing kembali nett buy dari net buy Rp844,83 miliar menjadi net buy Rp221,57 miliar. Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan, yaitu:
PT Ciputra Development Tbk (CTRA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp895-Rp975. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp900.
PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp180-Rp210. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp195.
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp3.090-Rp3.245. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp3.100.
PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp10.250-Rp11.200. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp10.700.
PT Bukit Asam Tbk (PTBA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp5.900-Rp6.300. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp5.900.
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp1.550-Rp1.670. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp1.560.
PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) diperkirakan akan bergerak pada kisaran harga Rp325-Rp345. Rekomendasi lakukan pembelian (trading buy) selama bertahan di atas Rp330.
(rna)
Lihat Juga :