IHSG Potensi Reli, Waspadai Aksi Profit Taking
Kamis, 08 Oktober 2015 - 08:28 WIB
IHSG Potensi Reli, Waspadai Aksi Profit Taking
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak variatif cenderung menguat tertahan.
Kendati memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan (relli), dia mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai aksi ambil untung (profit taking).
"Pergerakan IHSG akan berada pada rentang 4.425-4.515," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya yang akan diperhatikan oleh investor, di antaranya komposisi neraca perdagangan di Jerman dan tanggapan Bank Sentral Jerman (ECB) mengenai ekonomi di Eropa.
"Selain itu, investor akan menunggu hasil pertemuan FOMC pada malamnya," jelas dia.
Sementara IHSG kemarin bergerak mixed, namun ditutup positif 41,35 poin atau sebesar 0,93% di level 4.487,13. (Baca: IHSG Peluang Bertahan di Zona Hijau, Lirik Sahan Ini)
Pada awal sesi II, IHSG sempat diwarnai aksi ambil untung, namun pemberitaan pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan lanjutan yang dinilai positif membuat pergerakan IHSG kembali bergairah.
"Mata uang rupiah kembali menguat hingga 3% kemarin. Investor asing pun kembali melakukan pembelian dengan catatan net buy sebesar Rp221.57 miliar," pungkasnya.
Kendati memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan (relli), dia mengingatkan pelaku pasar untuk mewaspadai aksi ambil untung (profit taking).
"Pergerakan IHSG akan berada pada rentang 4.425-4.515," ujarnya di Jakarta, Kamis (8/10/2015).
Lanjar menyampaikan, sentimen selanjutnya yang akan diperhatikan oleh investor, di antaranya komposisi neraca perdagangan di Jerman dan tanggapan Bank Sentral Jerman (ECB) mengenai ekonomi di Eropa.
"Selain itu, investor akan menunggu hasil pertemuan FOMC pada malamnya," jelas dia.
Sementara IHSG kemarin bergerak mixed, namun ditutup positif 41,35 poin atau sebesar 0,93% di level 4.487,13. (Baca: IHSG Peluang Bertahan di Zona Hijau, Lirik Sahan Ini)
Pada awal sesi II, IHSG sempat diwarnai aksi ambil untung, namun pemberitaan pemerintah akan mengumumkan paket kebijakan lanjutan yang dinilai positif membuat pergerakan IHSG kembali bergairah.
"Mata uang rupiah kembali menguat hingga 3% kemarin. Investor asing pun kembali melakukan pembelian dengan catatan net buy sebesar Rp221.57 miliar," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :