Ini Dugaan Analis Upaya BI Katrol Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2015 - 19:17 WIB
Ini Dugaan Analis Upaya...
Ini Dugaan Analis Upaya BI Katrol Rupiah
A A A
JAKARTA - Kepala Riset PT MNC Securities Edwin Sebayang menduga Bank Indonesia (BI) mengucurkan dana intervensi sekitar USD5 miliar atau senilai Rp68 triliun (kurs Rp13.600/USD) untuk mengatrol rupiah.

Menurut Edwin, menguatnya rupiah secara signifikan dari sebelumnya tertahan di atas Rp14.000/USD karena bertambahnya suplai USD yang ada di dalam negeri. (Baca: Cadangan Devisa RI September Turun untuk Stabilkan Rupiah)

"Dugaan saya bahwa USD turun dari Rp14.600/USD sampai ke level Rp13.000/USD sekian butuh suplai USD6-8 miliar. USD3 miliar diduga dari utang China, sisanya USD3-5 miliar dari BI," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (14/10/2015).

Dia menuturkan, pelaku pasar sudah menyadari adanya intervensi dari pemerintah dan BI tersebut sehingga mereka kembali membeli USD yang mengakibatkan rupiah kembali tertekan. (Baca: Rupiah Akhiri Kenaikan Beruntun Tersengat Sentimen China)

"Kalau saya lihat begini, market sadar, terang benderang menguatnya USD karena ada intervensi BI dan sudah diakui oleh Pak Darmin (Menko Perekonomian), rupiah menguat dengan pakai utang China USD3 miliar," jelas Edwin.

Dia memandang, pelaku pasar saat ini sudah mulai berpikir secara rasional, penguatan rupiah bukan karena fundamental ekonomi melainkan intervensi. (Baca: Rupiah Diramal Tertekan meski Ada Paket Kebijakan IV)

"Sekarang orang mulai lakukan aksi beli USD untuk membayar utang akhir tahun dan biaya produksi. Makanya kemarin, ketika intervensi selesai banyak yang lakukan aksi beli USD lagi, sehingga USD naik lagi ke Rp13.600/USD," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
24 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved