Asia Terapresiasi, IHSG Berhasil Ditutup Positif
Kamis, 15 Oktober 2015 - 16:10 WIB
Asia Terapresiasi, IHSG Berhasil Ditutup Positif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini ditutup berhasil positif sejalan dengan terapresiasinya bursa Asia didukung melonjaknya sektor aneka industri. IHSG terkerek 38,48 poin atau 0,86% ke level 4.521,56.
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) sejalan dengan menghijaunya bursa Asia pascalibur Tahun Baru Islam. IHSG terkerek 30,19 poin atau 0,67% ke level 4.513,27 dan pada akhir sesi I menguat ke 4.522,44 setelah rilis data Badan Pusat Statistik (BPS).
IHSG pada Selasa (13/10/2015) ditutup mengakhiri reli dan anjlok terdalam di Asia, sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia.
IHSG dua hari lalu ditutup mundur 147,63 poin atau 3,19% ke level 4.483,08. Sementara hari ini, bursa Asia berakhir positif, dengan bursa Hong Kong melonjak 2% mendekati level tertinggi dua bulan pada Kamis, terangkat oleh bullish di bursa China dan meningkatnya harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus lanjutan.
Dikutip dari Reuters, Beijing mulai 26-29 Oktober akan mengadakan pertemuan penting untuk membantu menyusun rencana lima tahun ke depan demi pembangunan ekonomi dan sosial China.
Pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk investasi infrastruktur dan pelonggaran moneter lebih lanjut.
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 205,90 poin atau 1,15% ke level 18.096,90; indeks Strait Times naik 26,85 poin atau 0,91% ke 3.011,79, indeks Hang Seng melonjak 448,26 poin atau 2,00% ke 22.888,17 dan indeks Shanghai naik 75,63 poin atau 2,32% ke level 3.338,07.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,59 triliun dengan 5,5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp52,84 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,69 triliun dan aksi beli Rp1,74 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 145 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 4,61%, diikuti manufaktur bertambah 1,86%. Sementara yang melemah terdalam sektor perkebunan, yang susut 0,45%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofod Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp400 menjadi Rp5.900, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp350 menjadi Rp6.475 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp190 menjadi Rp5.025.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp125 menjadi Rp26.450, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp45 menjadi Rp2.265 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp25 menjadi Rp42.975.
Baca:
Rupiah dan IHSG Siang Ini Menguat Pascarilis Data BPS
IHSG Dibuka Rebound Pascalibur
IHSG pagi tadi dibuka balik arah menguat (rebound) sejalan dengan menghijaunya bursa Asia pascalibur Tahun Baru Islam. IHSG terkerek 30,19 poin atau 0,67% ke level 4.513,27 dan pada akhir sesi I menguat ke 4.522,44 setelah rilis data Badan Pusat Statistik (BPS).
IHSG pada Selasa (13/10/2015) ditutup mengakhiri reli dan anjlok terdalam di Asia, sejalan dengan melemahnya mayoritas bursa Asia.
IHSG dua hari lalu ditutup mundur 147,63 poin atau 3,19% ke level 4.483,08. Sementara hari ini, bursa Asia berakhir positif, dengan bursa Hong Kong melonjak 2% mendekati level tertinggi dua bulan pada Kamis, terangkat oleh bullish di bursa China dan meningkatnya harapan bahwa Beijing akan memberikan stimulus lanjutan.
Dikutip dari Reuters, Beijing mulai 26-29 Oktober akan mengadakan pertemuan penting untuk membantu menyusun rencana lima tahun ke depan demi pembangunan ekonomi dan sosial China.
Pemerintah akan mengumumkan langkah-langkah baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk investasi infrastruktur dan pelonggaran moneter lebih lanjut.
Adapun indeks Nikkei 225 menguat 205,90 poin atau 1,15% ke level 18.096,90; indeks Strait Times naik 26,85 poin atau 0,91% ke 3.011,79, indeks Hang Seng melonjak 448,26 poin atau 2,00% ke 22.888,17 dan indeks Shanghai naik 75,63 poin atau 2,32% ke level 3.338,07.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,59 triliun dengan 5,5 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp52,84 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,69 triliun dan aksi beli Rp1,74 triliun. Tercatat 143 saham menguat, 145 saham melemah dan 94 saham stagnan.
Sektor saham hari ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 4,61%, diikuti manufaktur bertambah 1,86%. Sementara yang melemah terdalam sektor perkebunan, yang susut 0,45%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Indofod Sukses Makmur Tbk (INDF) naik Rp400 menjadi Rp5.900, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp350 menjadi Rp6.475 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp190 menjadi Rp5.025.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp125 menjadi Rp26.450, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) turun Rp45 menjadi Rp2.265 dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melemah Rp25 menjadi Rp42.975.
Baca:
Rupiah dan IHSG Siang Ini Menguat Pascarilis Data BPS
IHSG Dibuka Rebound Pascalibur
(rna)
Lihat Juga :