Indef Ragu Paket Kebijakan Ekonomi Dongkrak Rupiah

Jum'at, 16 Oktober 2015 - 14:00 WIB
Indef Ragu Paket Kebijakan...
Indef Ragu Paket Kebijakan Ekonomi Dongkrak Rupiah
A A A
JAKARTA - Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Dzulfian Syafrian meragukan efektivitas berbagai paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah terhadap penguatan rupiah.

Hal ini dapat dilihat tidak terjadinya penguatan signifikan setelah diumumkannya berbagai paket tersebut, khususnya paket I dan II. (Baca: Ini Tiga Paket Kebijakan Ekonomi September I Jokowi).

"Rasanya hanya paket III yang patut diapresiasi karena paket ini adalah tepat sasaran dan mudah dipahami," kata Dzulfian di Jakarta, Jumat (16/10/2015).

Dia menjelaskan, paket kebijakan III tepat sasaran lantaran kebijakan pada paket III fokus pada peningkatan daya beli masyarakat. Di mana permasalahan utama perekonomian pada jangka pendek saat ini.

"Sedangkan yang di maksud dengan mudah dipahami adalah karena paket III sangat konkret dan langsung dirasakan masyarakat," paparnya. (Baca: Ini Isi Lengkap Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi Jilid III).

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diwakilkan para menterinya dalam kabinet kerja kemarin merilis paket kebijakan ekonomi jilid IV. (Baca: Ini Paket Kebijakan Ekonomi Jilid IV Jokowi).

Dalam paket tersebut, kebijakan lebih difokuskan pada persoalan upah buruh, kredit usaha rakyat (KUR), hingga lembaga pembiayaan ekspor.

Baca Juga:

Ini Isi Paket Kebijakan Ekonomi September II Jokowi

Rupiah Siang Ini Kian Lemah, IHSG Berakhir di Zona Merah
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Rontok ke Rp16.458/USD,...
Rupiah Rontok ke Rp16.458/USD, Pemerintah Malah Mengalihkan Tanggung Jawab ke Masyarakat
Ungkap Kunci Utama Selamatkan...
Ungkap Kunci Utama Selamatkan Rupiah, Ekonom Sebut Bukan Kurang Instrumen
Kepala BKF Bicara Soal...
Kepala BKF Bicara Soal Pergerakan Tak Biasa Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global
Redenominasi Rupiah:...
Redenominasi Rupiah: Perlukah Sekarang?
Cemas Menanti Kebijakan...
Cemas Menanti Kebijakan The Fed, Rupiah Jadi Galau Hari Ini
Rupiah Gagah Perkasa...
Rupiah Gagah Perkasa ke Rp16.603 di Tengah Kebingungan Kebijakan Tarif AS
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved