ESDM Tegaskan Lagi Belum Ada Perpanjangan Kontrak Freeport
Sabtu, 17 Oktober 2015 - 15:36 WIB
ESDM Tegaskan Lagi Belum Ada Perpanjangan Kontrak Freeport
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menegaskan bahwa belum ada perpanjangan kontrak Freeport.
Juru Bicara Kementerian ESDM Rudi Gobel mengatakan, sampai saat ini, belum ada persetujuan antarkedua belah pihak tentang perpanjangan kontrak tersebut. (Baca: Freeport IPO, Rakyat Tak Dapat Untung)
Dia mengaku, Menteri ESDM Sudirman Said memang pernah mengirim surat ke Freeport, namun surat tersebut tak ada hubungannya dengan perpanjangan kontrak.
"Di sini kami menyatakan, belum ada pernyataan kontrak diperpanjang. Pak Jokowi cuma menginstruksikan bila penataan regulasinya Freeport lebih baik, lebih ramah, ya silakan ajukan kontrak lagi, perpanjang. Jadi tidak ada kata-kata perpanjangan kontrak," kata dia di Jakarta, Sabtu (17/10/2015).
Bahkan, Rudi mengatakan, kisruh yang terjadi antara Menteri Koordinator bidang Maritim Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said hanya permasalahan beda pendapat yang akhirnya harus diketahui publik.
"Ketika ter-blow up di media, itu banyak yang menganggap menteri ESDM yang salah dan melanggar aturan. Padahal sebetulnya tidak ada omongan untuk perpanjangan kontrak," tuturnya.
Baca:
Berada di Papua, Freeport Baru Pekerjakan 27% Warga Sekitar
Freeport: Masalah Freeport Harusnya Tak Dipolitisasi
DPR: Persoalan Freeport Tak Tuntas dari Rezim ke Rezim
Juru Bicara Kementerian ESDM Rudi Gobel mengatakan, sampai saat ini, belum ada persetujuan antarkedua belah pihak tentang perpanjangan kontrak tersebut. (Baca: Freeport IPO, Rakyat Tak Dapat Untung)
Dia mengaku, Menteri ESDM Sudirman Said memang pernah mengirim surat ke Freeport, namun surat tersebut tak ada hubungannya dengan perpanjangan kontrak.
"Di sini kami menyatakan, belum ada pernyataan kontrak diperpanjang. Pak Jokowi cuma menginstruksikan bila penataan regulasinya Freeport lebih baik, lebih ramah, ya silakan ajukan kontrak lagi, perpanjang. Jadi tidak ada kata-kata perpanjangan kontrak," kata dia di Jakarta, Sabtu (17/10/2015).
Bahkan, Rudi mengatakan, kisruh yang terjadi antara Menteri Koordinator bidang Maritim Rizal Ramli dan Menteri ESDM Sudirman Said hanya permasalahan beda pendapat yang akhirnya harus diketahui publik.
"Ketika ter-blow up di media, itu banyak yang menganggap menteri ESDM yang salah dan melanggar aturan. Padahal sebetulnya tidak ada omongan untuk perpanjangan kontrak," tuturnya.
Baca:
Berada di Papua, Freeport Baru Pekerjakan 27% Warga Sekitar
Freeport: Masalah Freeport Harusnya Tak Dipolitisasi
DPR: Persoalan Freeport Tak Tuntas dari Rezim ke Rezim
(rna)
Lihat Juga :