Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
Selasa, 20 Oktober 2015 - 12:15 WIB
Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih meredup. Sementara penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mereda.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.624/USD. Posisi tersebut masih memburuk dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.517/USD. (Baca: Waspadai Koreksi Rupiah)
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.635/USD, dengan kisaran harian Rp13.510-Rp13.643/USD. Posisi itu terdepresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.634/USD, merosot sebesar 71 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.563/USD.
Sementara IHSG pada sesi I hari ini ditutup menguat 21,09 poin atau 0,46% ke level 4.590,94. Penguatan ini mereda dibanding pagi tadi, di mana IHSG dibuka melanjutkan kenaikan. IHSG terkerek 44,96 poin atau 0,99% ke level 4.566,84.
IHSG kemarin ditutup paling kinclong di Asia. IHSG menguat 47,96 poin atau 1,06% ke level 4.569,84. Sementara bursa utama Asia siang ini mayoritas melemah.
Indeks Nikkei 225 menguat 76,86 poin atau 0,42% ke level 18.208,09; indeks Strait Times turun 2,24 poin atau 0,07% ke 3.022,32, indeks Hang Seng terkoreksi 110,63 poin atau 0,48% ke 22.964,98 dan indeks Shanghai minus 2,95 poin atau 0,09% ke level 3.383,75.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,5 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp42,58 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp535,86 miliar dan aksi beli Rp493,28 miliar. Tercatat 168 saham menguat, 103 saham melemah dan 76 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Baca:
USD Membaik, Rupiah Dibuka Terjungkal
Asia Variatif, IHSG Dibuka Melanjutkan Kenaikan
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.624/USD. Posisi tersebut masih memburuk dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.517/USD. (Baca: Waspadai Koreksi Rupiah)
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.635/USD, dengan kisaran harian Rp13.510-Rp13.643/USD. Posisi itu terdepresiasi dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.634/USD, merosot sebesar 71 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.563/USD.
Sementara IHSG pada sesi I hari ini ditutup menguat 21,09 poin atau 0,46% ke level 4.590,94. Penguatan ini mereda dibanding pagi tadi, di mana IHSG dibuka melanjutkan kenaikan. IHSG terkerek 44,96 poin atau 0,99% ke level 4.566,84.
IHSG kemarin ditutup paling kinclong di Asia. IHSG menguat 47,96 poin atau 1,06% ke level 4.569,84. Sementara bursa utama Asia siang ini mayoritas melemah.
Indeks Nikkei 225 menguat 76,86 poin atau 0,42% ke level 18.208,09; indeks Strait Times turun 2,24 poin atau 0,07% ke 3.022,32, indeks Hang Seng terkoreksi 110,63 poin atau 0,48% ke 22.964,98 dan indeks Shanghai minus 2,95 poin atau 0,09% ke level 3.383,75.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,5 triliun dengan 3,82 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp42,58 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp535,86 miliar dan aksi beli Rp493,28 miliar. Tercatat 168 saham menguat, 103 saham melemah dan 76 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Asahimas Flat and Glass Tbk (AMFG) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR). Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Baca:
USD Membaik, Rupiah Dibuka Terjungkal
Asia Variatif, IHSG Dibuka Melanjutkan Kenaikan
(rna)
Lihat Juga :