Euro Pulih terhadap USD, Rupiah Berakhir Terpuruk
Selasa, 20 Oktober 2015 - 16:52 WIB
Euro Pulih terhadap USD, Rupiah Berakhir Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir terpuruk, di tengah pulihnya euro terhadap USD.
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.708/USD, dengan kisaran harian Rp13.510-Rp13.720/USD. Posisi itu terdepresiasi 193 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.683/USD. Posisi tersebut memburuk 166 poin dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.517/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.634/USD, merosot sebesar 71 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.563/USD.
Sementara euro pulih dari level terendah 10 hari terhadap USD pada Selasa jelang pertemuan bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis, meningkatkan kembali spekulasi pasar pada pelonggaran moneter lebih lanjut.
Dikutip dari Reuters, anggota dewan gubernur ECB Christian Noyer mengatakan, program pelonggaran kuantitatif ECB telah dikalibrasi dengan baik dan tidak perlu disesuaikan.
Tanda-tanda perpanjangan program pelonggaran kuantitatif atau pemotongan lebih lanjut akan memengaruhi euro. Euro menguat lebih dari 0,1% terhadap USD ke 1,1343, setelah jatuh ke 1,1306 pada Senin.
Baca:
Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
USD Membaik, Rupiah Dibuka Terjungkal
Data Yahoo Finance, rupiah berada pada level Rp13.708/USD, dengan kisaran harian Rp13.510-Rp13.720/USD. Posisi itu terdepresiasi 193 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.515/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.683/USD. Posisi tersebut memburuk 166 poin dibanding posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.517/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.634/USD, merosot sebesar 71 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.563/USD.
Sementara euro pulih dari level terendah 10 hari terhadap USD pada Selasa jelang pertemuan bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis, meningkatkan kembali spekulasi pasar pada pelonggaran moneter lebih lanjut.
Dikutip dari Reuters, anggota dewan gubernur ECB Christian Noyer mengatakan, program pelonggaran kuantitatif ECB telah dikalibrasi dengan baik dan tidak perlu disesuaikan.
Tanda-tanda perpanjangan program pelonggaran kuantitatif atau pemotongan lebih lanjut akan memengaruhi euro. Euro menguat lebih dari 0,1% terhadap USD ke 1,1343, setelah jatuh ke 1,1306 pada Senin.
Baca:
Rupiah Siang Ini Meredup, Penguatan IHSG Mereda
USD Membaik, Rupiah Dibuka Terjungkal
(rna)