IHSG Diperkirakan Cenderung Terkoreksi
Rabu, 21 Oktober 2015 - 08:20 WIB
IHSG Diperkirakan Cenderung Terkoreksi
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak variatif cenderung terkoreksi.
"IHSG akan berada pada kisaran 4.530-4.660," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/10/2015).
Selain itu, bursa Eropa yang kemarin dibuka pada zona negatif setelah neraca pembayaran Eropa turun di level 17,7 miliar euro dari 25,6 miliar euro di periode sebelumnya.
"Di samping itu, indeks harga produksi di Jerman yang rilis masih di bawah ekspektasi, di mana laporan bulanan di level 0,4% dari 0,5% dengan ekspektasi 0,1%," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkonsolidasi positif 15,98 poin atau sebesar 0,35% di level 4.585,82. Itu karena minimnya sentimen dan adanya spekulasi investor terhadap penurunan suku bunga Indonesia guna menjaga capital inflow hingga akhir tahun.
Adapun sektor aneka industri terkoreksi setelah menguat cukup signifikan pada awal pekan. Investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp54,91 miliar. (Baca: IHSG Simpan Potensi Balik Arah, Perhatikan Saham Ini)
"IHSG akan berada pada kisaran 4.530-4.660," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/10/2015).
Selain itu, bursa Eropa yang kemarin dibuka pada zona negatif setelah neraca pembayaran Eropa turun di level 17,7 miliar euro dari 25,6 miliar euro di periode sebelumnya.
"Di samping itu, indeks harga produksi di Jerman yang rilis masih di bawah ekspektasi, di mana laporan bulanan di level 0,4% dari 0,5% dengan ekspektasi 0,1%," jelas Lanjar.
Sementara IHSG kemarin ditutup terkonsolidasi positif 15,98 poin atau sebesar 0,35% di level 4.585,82. Itu karena minimnya sentimen dan adanya spekulasi investor terhadap penurunan suku bunga Indonesia guna menjaga capital inflow hingga akhir tahun.
Adapun sektor aneka industri terkoreksi setelah menguat cukup signifikan pada awal pekan. Investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp54,91 miliar. (Baca: IHSG Simpan Potensi Balik Arah, Perhatikan Saham Ini)
(rna)
Lihat Juga :