Wall Street Melemah Sedikit Tertekan Saham Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2015 - 08:48 WIB
Wall Street Melemah...
Wall Street Melemah Sedikit Tertekan Saham Kesehatan
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street berakhir melemah sedikit pada Selasa waktu setempat karena menurunnya saham sektor kesehatan dan bioteknologi, mengimbangi kenaikan saham United Technologies dan Verizon.

Penurunan saham IBM (IBM.N) mencapai 5,7% menjadi USD140,64 juga membebani pasar. Saham mencapai level harian terendah dalam lima tahun terakhir pada 140,28 setelah melaporkan penurunan pendapatan kuartalan di atas perkiraan dan memangkas perkiraan kenaikan setahun penuh.

Sektor kesehatan di indeks S&P (SPXHC) turun 1,5%, sedangkan sektor biotek di indeks (NBI) anjlok 3,2%. Kekhawatiran tentang harga obat telah memukul saham sektor biotek dan kesehatan lainnya.

"Saham sektor kesehatan berada di bawah tekanan lagi, terutama perusahaan farmasi," kata Kepala Strategi Pasar di JonesTrading Michael O'Rourke, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (21/10/2015).

Pada saat yang sama, O'Rourke mengatakan bahwa investor tampaknya akan membeli saham yang lebih stabil, seperti Apple (AAPL.O). Saham Apple naik 1,8% menjadi USD113,77.

Di antara emiten yang mengalahkan ekspektasi analis, yakni saham United Technologies (UTX.N) naik 3,9% menjadi USD95,62, memberikan dorongan terbesar bagi Dow Jones. Saham Verizon (VZ.N) naik 1,2% menjadi USD45,24 setelah penyedia layanan nirkabel terbesar di Amerika Serikat (AS) tersebut melaporkan kinerja keuangan yang lebih baik dari perkiraan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 13,43 poin atau 0,08% ke 17.217,11; indeks S&P 500 kehilangan 2,89 poin atau 0,14% ke 2.030,77 dan Nasdaq Composite turun 24,50 poin atau 0,5% ke 4.880,97 .

Menurut data Thomson Reuters, sekitar 6,0 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebanyak 7,3 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
50 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
Beragam Manfaat Air...
Beragam Manfaat Air Rebusan Daun Kelor untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved