IHSG Balik Arah Menguat Tajam Dipicu Sentimen Global
Jum'at, 23 Oktober 2015 - 09:16 WIB
IHSG Balik Arah Menguat Tajam Dipicu Sentimen Global
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka balik arah menguat tajam didukung bursa saham global dan regional. IHSG terkerek 68,66 poin atau 1,50% ke level 4.653,22.
IHSG kemarin ditutup mendarat di teritori merah. IHSG turun 20,66 poin atau 0,45% ke level 4.584,56. Koreksi IHSG tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka positif.
Bursa Saham Asia menguat, bergabung dengan reli saham global, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengisyaratkan kemungkinan meningkatkan stimulus pada tahun ini. (Baca: Indeks S&P 500 Melonjak Tertinggi dalam Dua Bulan)
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5% menjadi 134,48 pada pukul 09.02 di Tokyo. Indeks MSCI seluruh negara dan emerging-market melonjak ke level tertinggi dua bulan pada Kamis setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan akan memeriksa kembali kebijakan stimulus pada Desember.
Hal itu menekankan bahwa program pelonggaran kuantitatif akan terus dilakukan sampai melampaui September 2016 jika diperlukan.
"Investor menafsirkan ini sebagai kesempatan untuk melakukan kebijakan lebih lanjut," kata Kepala Strategi Investasi di Perpetual Ltd di Sydney Matthew Sherwood, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (23/10/2015).
Indeks Nikkei 225 melesat 408,79 poin atau 2,22% ke level 18.844,66; indeks Strait Times naik 25,71 poin atau 0,87% ke 3.064,83; sedangkan indeks Shanghai naik 8,39 poin atau 0,25% ke level 3.377,13.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp97 miliar dengan 53 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp11,70 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp24,91 miliar dan aksi beli Rp13,21 miliar. Tercatat 70 saham menguat, 3 saham melemah dan 17 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah industri daar yang terkerek 2,66%, diikuti sektor properti menguat 1,78%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.550 menjadi Rp45.550, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melonjak Rp200 menjadi Rp16.300, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp6.350.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp40 menjadi Rp3.200, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) turun Rp1 menjadi Rp50, dan PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) melemah Rp1 menjadi Rp499.
Baca:
Pelemahan IHSG Diharapkan Terbatas, Lirik Saham Ini
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 4.515-4.600
IHSG kemarin ditutup mendarat di teritori merah. IHSG turun 20,66 poin atau 0,45% ke level 4.584,56. Koreksi IHSG tersebut di tengah variatifnya bursa Asia. Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka positif.
Bursa Saham Asia menguat, bergabung dengan reli saham global, setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengisyaratkan kemungkinan meningkatkan stimulus pada tahun ini. (Baca: Indeks S&P 500 Melonjak Tertinggi dalam Dua Bulan)
Indeks MSCI Asia Pacific naik 0,5% menjadi 134,48 pada pukul 09.02 di Tokyo. Indeks MSCI seluruh negara dan emerging-market melonjak ke level tertinggi dua bulan pada Kamis setelah Presiden ECB Mario Draghi mengatakan akan memeriksa kembali kebijakan stimulus pada Desember.
Hal itu menekankan bahwa program pelonggaran kuantitatif akan terus dilakukan sampai melampaui September 2016 jika diperlukan.
"Investor menafsirkan ini sebagai kesempatan untuk melakukan kebijakan lebih lanjut," kata Kepala Strategi Investasi di Perpetual Ltd di Sydney Matthew Sherwood, seperti dilansir dari Bloomberg, Jumat (23/10/2015).
Indeks Nikkei 225 melesat 408,79 poin atau 2,22% ke level 18.844,66; indeks Strait Times naik 25,71 poin atau 0,87% ke 3.064,83; sedangkan indeks Shanghai naik 8,39 poin atau 0,25% ke level 3.377,13.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp97 miliar dengan 53 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp11,70 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp24,91 miliar dan aksi beli Rp13,21 miliar. Tercatat 70 saham menguat, 3 saham melemah dan 17 saham stagnan.
Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah industri daar yang terkerek 2,66%, diikuti sektor properti menguat 1,78%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.550 menjadi Rp45.550, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melonjak Rp200 menjadi Rp16.300, dan PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp6.350.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp40 menjadi Rp3.200, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) turun Rp1 menjadi Rp50, dan PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) melemah Rp1 menjadi Rp499.
Baca:
Pelemahan IHSG Diharapkan Terbatas, Lirik Saham Ini
IHSG Diproyeksi pada Kisaran 4.515-4.600
(rna)
Lihat Juga :