Ikuti Tren Asia, IHSG Dibuka di Jalur Hijau
Senin, 26 Oktober 2015 - 09:11 WIB
Ikuti Tren Asia, IHSG Dibuka di Jalur Hijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka di jalur hijau menguat ke level 4.683,11 atau naik 98,55 poin atau sekitar 0,64%. Hal ini sejalan dengan tren kenaikan di bursa saham Asia.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup di laju positif 68,58 poin atau 1,50% ke level 4.653,15.
Bursa Saham Asia menguat, bergabung dengan reli saham global, merespon pemangkasan suku bunga bank sentral China (PBOC), serta penguatan saham-saham perusahaan teknologi, dan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengisyaratkan kemungkinan meningkatkan stimulus pada tahun ini.
Dilansir dari Reuters, Senin (26/10/2015) Indeks Nikkei N225 naik 1,0% ke level tertinggi dalam dua bulan. Sementara Kospi Korea Selatan, KS11 naik 0,4% dan saham Australia naik tipis 0,3%.
Sebagian besar kerugian sejak 11 Agustus telah pulih, ketika tiba-tiba devaluasi yuan China memicu kekhawatiran ekonomi mungkin berada dalam kesulitan yang lebih dalam.
Di Wall Street, S & P 500 Index .SPX naik 1,1% berubah positif pada tahun ini, sedangkan teknologi Nasdaq naik 2,3% .IXIC.
Saham teknologi memimpin jalan berkat keuntungan Alphabet (GOOGL.O), Amazon (AMZN.O) dan Microsoft (MSFT.O), setelah tiga perusahaan itu melaporkan pendapatan positif. Sementara Microsoft naik ke angka tertinggi dalam 15 tahun.
Untuk IHSG Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah keuangan sebesar 1,74%, dikuti sektor properti menguat 0,66%.
Adapun saham-saham yang penguatan tajam, di antaranya Waran Seri I Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL-W), sebsar 44%, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BBTN) sebesar 14%, dan Citatah Tbk (CTTH) sebesar 14%.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya Waran Seri IV Bhuwanatala Indah Permai (BIPP-W) sebesar -20%, Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) -19%, dan Waran Seri I Eka Sari Lorena Transport (LRNA-W) sebesar -17%.
Sementara pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup di laju positif 68,58 poin atau 1,50% ke level 4.653,15.
Bursa Saham Asia menguat, bergabung dengan reli saham global, merespon pemangkasan suku bunga bank sentral China (PBOC), serta penguatan saham-saham perusahaan teknologi, dan Bank Sentral Eropa (ECB) yang mengisyaratkan kemungkinan meningkatkan stimulus pada tahun ini.
Dilansir dari Reuters, Senin (26/10/2015) Indeks Nikkei N225 naik 1,0% ke level tertinggi dalam dua bulan. Sementara Kospi Korea Selatan, KS11 naik 0,4% dan saham Australia naik tipis 0,3%.
Sebagian besar kerugian sejak 11 Agustus telah pulih, ketika tiba-tiba devaluasi yuan China memicu kekhawatiran ekonomi mungkin berada dalam kesulitan yang lebih dalam.
Di Wall Street, S & P 500 Index .SPX naik 1,1% berubah positif pada tahun ini, sedangkan teknologi Nasdaq naik 2,3% .IXIC.
Saham teknologi memimpin jalan berkat keuntungan Alphabet (GOOGL.O), Amazon (AMZN.O) dan Microsoft (MSFT.O), setelah tiga perusahaan itu melaporkan pendapatan positif. Sementara Microsoft naik ke angka tertinggi dalam 15 tahun.
Untuk IHSG Sektor saham hari ini menguat semua. Sektor dengan kenaikan tertinggi adalah keuangan sebesar 1,74%, dikuti sektor properti menguat 0,66%.
Adapun saham-saham yang penguatan tajam, di antaranya Waran Seri I Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL-W), sebsar 44%, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BBTN) sebesar 14%, dan Citatah Tbk (CTTH) sebesar 14%.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya Waran Seri IV Bhuwanatala Indah Permai (BIPP-W) sebesar -20%, Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) -19%, dan Waran Seri I Eka Sari Lorena Transport (LRNA-W) sebesar -17%.
(dmd)
Lihat Juga :