Saham IPO Freeport Berpotensi Hanya Dibeli Investor Lokal

Selasa, 27 Oktober 2015 - 11:56 WIB
Saham IPO Freeport Berpotensi...
Saham IPO Freeport Berpotensi Hanya Dibeli Investor Lokal
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, jika PT Freeport Indonesia melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) maka sahamnya berpotensi hanya bisa dibeli investor lokal.

Pasalnya selama ini, aksi korporasi perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) tersebut dikhawatirkan justru tidak menguntungkan rakyat Indonesia. (Baca: Freeport IPO, Rakyat Tak Dapat Untung)

Menanggapi itu, dia menegaskan bahwa Indonesia bisa membuat agar pengurangan (divestasi) saham Freeport dapat diserap oleh mayoritas investor lokal.

"Kita bisa bikin peraturan yang beli rakyat Indonesia, bisa. Itu keberpihakan, OJK bisa bikin, BEI juga bisa," kata dia Gedung BEI, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Sementara Tito memperkirakan banyak investor yang akan berminat membeli saham PT Freeport Indonesia jika jadi melakukan IPO di pasar modal Tanah Air. Dia meyakini bahwa saham Freeport akan laku asalkan harganya bisa sesuai dengan ekspektasi investor.

"Saya yakin peminatnya banyak asal harganya sesuai. Di luar negeri ada patokan, dia kan listed di sana," ujarnya.

Dia juga meyakini dampak dari melantainya Freeport di pasar modal Indonesia akan bagus bagi BEI karena dapat meningkatkan kapitalisasi pasar di bursa domestik. (Baca: Freeport Sudah Punya Pilihan IPO Sejak 1991)

"Dampaknya bagus dong, kita perlu perusahaan listed. Frepoort itu di luar negeri sudah listed di New York Stock Exchange," jelas Tito.

Baca:

Freeport Sudah Punya Pilihan IPO di BEI Sejak 1991

OJK Setuju Freeport Catatkan Saham di BEI
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved