Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Negatif

Selasa, 27 Oktober 2015 - 16:14 WIB
Bursa Asia Variatif,...
Bursa Asia Variatif, IHSG Ditutup Negatif
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berakhir negatif, di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG berkurang 17,65 poin atau 0,38% ke level 4.674,06.

IHSG pagi tadi dibuka tergelincir ke zona merah karena imbas sentimen Wall Street dan bursa Asia. IHSG minus 25,23 poin atau 0,54% ke level 4.666,48 dan pada akhir sesi I mendarat di level 4.637,31.

IHSG kemarin ditutup makin membaik di jalur hijau dan mendekati level 4.700, di tengah kenaikan tinggi bursa China. IHSG bertambah 38,56 poin atau 0,83% ke level 4.691,71.

Penguatan IHSG tersebut sejalan dengan bursa Asia yang ditutup mayoritas positif. Sementara bursa saham Asia sore ini ditutup variatif.

Dikutip dari Reuters, bursa saham China ditutup sedikit lebih tinggi pada Selasa karena pembeli kembali ke pasar menyusul koreksi awal perdagangan hari ini, tertekan sektor keuangan yang membuat bursa hampir jatuh 2%.

Sementara bursa utama Asia yang ikut menguat adalah bursa Hang Seng, yang naik tipis, balik arah dari pelemahan pagi tadi.

Saham sektor keuangan dan sumber daya memimpin pasar lebih rendah di pagi hari, tetapi pembeli kembali masuk pasar dan membuatnya rebound.

Indeks Nikkei 225 melemah 170,08 poin atau 0,90% ke level 18.777,04; indeks Strait Times turun 28,64 poin atau 0,85% ke 3.056,45; indeks Hang Seng naik 26,48 poin atau 0,11% ke 23.142,73; dan indeks Shanghai positif 4,76 poin atau 0,14% ke level 3.343,34.

Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,98 triliun dengan 5,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp160,10 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,19 triliun dan aksi beli Rp2,35 triliun. Tercatat 94 saham menguat, 183 saham melemah dan 102 saham stagnan.

Sektor saham hari mayoritas melemah. Sektor dengan penurunan terdalam adalah industri dasar yang terkoreksi 1,69%, diikuti sektor properti turun 1,16%.

Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp250 menjadi Rp17.675, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melonjak Rp100 menjadi Rp8.100 dan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik Rp85 menjadi Rp425.

Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp575 menjadi Rp45.775, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp100 menjadi Rp5.200 dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) melemah Rp200 menjadi Rp4.800.

Baca:

Wall Street dan Asia Koreksi, IHSG Dibuka Tergelincir

Rupiah Siang Ini Perkasa, IHSG Merah Merona
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Imam Mahdi Sudah Datang...
Imam Mahdi Sudah Datang pada Oktober 2015?
Siap Keluar dari Konsolidasi...
Siap Keluar dari Konsolidasi Wajar, IHSG Diprediksi Menguat
Pasar Modal Kembali...
Pasar Modal Kembali ke 5.000 dari Titik Terendah, Airlangga: Kita Punya Daya Tahan
Ada Libur Panjang, Gerak...
Ada Libur Panjang, Gerak IHSG Pekan Ini Bakal Terbatas
IHSG Diprediksi Bakal...
IHSG Diprediksi Bakal Menguat, Simak Nih 6 Saham Ini
IHSG Diprediksi Reli,...
IHSG Diprediksi Reli, Mainkan 6 Saham Berikut Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
33 menit yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
1 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
1 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
2 jam yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved