Pelemahan Rupiah Risiko Prospek Negatif Ekonomi RI

Selasa, 27 Oktober 2015 - 18:27 WIB
Pelemahan Rupiah Risiko...
Pelemahan Rupiah Risiko Prospek Negatif Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Ekonom DBS Group Research Gundy Cahyadi menyampaikan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang masih lemah akibat dari negatifnya prospek ekonomi dalam negeri.

"Pelemahan rupiah risiko negatif prospek ekonomi Indonesia tahun depan. Perspektif negatif risiko pertumbuhan ekonomi lebih banyak melemah daripada menguat," ujarnya di Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Menurutnya, selama tiga tahun terakhir pertumbuhan konsumsi di Tanah Air terus mengalami penurunan meski masih tinggi dibanding puluhan tahun sebelumnya.

"Walaupun saat ini pertumbuhan konsumsi masih dikisaran 5%. Dibanding 10-20 tahun terakhir masih lebih tinggi dari historical trend," jelas dia.

Selain itu, prospek negatif juga tercermin dari merosotnya pertumbuhan investasi dalam negeri yang berada di angka 3% pada tahun itu.

"Pertumbuhan investasi Indonesia di sektor riil sebelumnya bisa capai 8%, tapi pada 2015 kelihatannya capai 3% saja susah. Perkiraan kita 3,5% hingga akhir tahun," kata Gundy.

Di sisi lain, mata uang Negeri Paman Sam hanya butuh kestabilan untuk dapat terus menekan rupiah. Pelemahan diperkirakan masih akan berlanjut.

"Kenapa rupiah tetap akan melemah? Ya walaupun rupiah sudah melemah terus terhadap USD dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, intinya asalkan USD terus stabil terhadap mata uang negara lain, rupiah masih bisa melemah," pungkasnya.

Baca: DBS Ramal Rupiah Masih Tertekan Tahun Depan
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat Ditopang...
Rupiah Menguat Ditopang Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi RI
Jika Rupiah Tembus Rp20...
Jika Rupiah Tembus Rp20 Ribu, Akademisi Proyeksikan Ekonomi RI Hanya Tumbuh 3%
Rupiah Betah Nangkring...
Rupiah Betah Nangkring di Atas Rp16.200, Ekonomi RI dalam Ancaman
Inflasi Terkendali,...
Inflasi Terkendali, Rupiah Stabil: Pemerintah Jaga Kepercayaan Investor
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,4%, Rupiah Ditutup Menguat ke Rp14.894
Mata Uang RI Undervalue,...
Mata Uang RI Undervalue, Perry Warjiyo: Fundamental Ekonomi Kuat, Seharusnya Rupiah Stabil
Berita Terkini
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
5 menit yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved