Bursa Asia Melemas, IHSG Dibuka Kembali Terpangkas
Rabu, 28 Oktober 2015 - 09:09 WIB
Bursa Asia Melemas, IHSG Dibuka Kembali Terpangkas
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali kembali terpangkas, sejalan dengan melemasnya mayoritas bursa Asia. IHSG minus 26,67 poin atau 0,57% ke level 4.647,39.
IHSG kemarin berakhir negatif, di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG berkurang 17,65 poin atau 0,38% ke level 4.674,06.
Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka mayoritas memerah. Bursa saham Asia mengikuti saham AS, yang mengalami koreksi, dengan saham sektor komoditas memimpin penurunan dan investor menunggu keputusan kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed). (Baca: Wall Street Tergelincir karena Ketidakpastian Suku Bunga)
Indeks MSCI Asia Pasifik tergelincir 0,2% menjadi 135,64 pada pukul 09.01 di Tokyo. Sementara Keputusan dari Fed pada Rabu dan Bank Sentral Jepang (BOJ) pada Jumat datang setelah China memangkas suku bunga pada pekan lalu dan pejabat Eropa mengisyaratkan kesediaan untuk menambah stimulus, membantu memperpanjang reli pasar saham bulan ini.
The Fed mempertahankan suku mendekati nol pada bulan lalu, memilih untuk menunda karena mencermati melemahnya pertumbuhan ekonomi di China dan inflasi.
"Saya tidak berpikir The Fed akan mengambil risiko untuk melakukan pengetatan kebijakan pada tahun ini," kata Kepala Alokasi Aset di AMP Capital Investors Ltd Nader Naeimi, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (28/10/2015).
Indeks Nikkei 225 menguat 100,82 poin atau 0,54% ke level 18.877,61; indeks Strait Times turun 11,06 poin atau 0,36% ke 3.040,33; indeks Hang Seng minus 102,91 poin atau 0,44% ke 23.039,82; dan indeks Shanghai negatif 12,90 poin atau 0,38% ke level 3.421,43.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp38 miliar dengan 24 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp8,53 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,57 miliar dan aksi beli Rp13,04 miliar. Tercatat 26 saham menguat, 41 saham melemah dan 29 saham stagnan.
Sektor saham hari hampir semua melemah. Sektor dengan penurunan terdalam adalah keuangan yang terkoreksi 0,98%, diikuti sektor perdagangan turun 0,90%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp46.200, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melonjak Rp50 menjadi Rp13.750 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp25 menjadi Rp20.900.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp275 menjadi Rp20.000, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp20.275 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp225 menjadi Rp13.425.
Baca:
IHSG Berpeluang Tutup Utang Gap
IHSG Potensi Koreksi, Perhatikan Saham Ini
IHSG kemarin berakhir negatif, di tengah variatifnya bursa Asia. IHSG berkurang 17,65 poin atau 0,38% ke level 4.674,06.
Sementara pagi ini, bursa utama Asia dibuka mayoritas memerah. Bursa saham Asia mengikuti saham AS, yang mengalami koreksi, dengan saham sektor komoditas memimpin penurunan dan investor menunggu keputusan kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed). (Baca: Wall Street Tergelincir karena Ketidakpastian Suku Bunga)
Indeks MSCI Asia Pasifik tergelincir 0,2% menjadi 135,64 pada pukul 09.01 di Tokyo. Sementara Keputusan dari Fed pada Rabu dan Bank Sentral Jepang (BOJ) pada Jumat datang setelah China memangkas suku bunga pada pekan lalu dan pejabat Eropa mengisyaratkan kesediaan untuk menambah stimulus, membantu memperpanjang reli pasar saham bulan ini.
The Fed mempertahankan suku mendekati nol pada bulan lalu, memilih untuk menunda karena mencermati melemahnya pertumbuhan ekonomi di China dan inflasi.
"Saya tidak berpikir The Fed akan mengambil risiko untuk melakukan pengetatan kebijakan pada tahun ini," kata Kepala Alokasi Aset di AMP Capital Investors Ltd Nader Naeimi, seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (28/10/2015).
Indeks Nikkei 225 menguat 100,82 poin atau 0,54% ke level 18.877,61; indeks Strait Times turun 11,06 poin atau 0,36% ke 3.040,33; indeks Hang Seng minus 102,91 poin atau 0,44% ke 23.039,82; dan indeks Shanghai negatif 12,90 poin atau 0,38% ke level 3.421,43.
Sementara nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp38 miliar dengan 24 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp8,53 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,57 miliar dan aksi beli Rp13,04 miliar. Tercatat 26 saham menguat, 41 saham melemah dan 29 saham stagnan.
Sektor saham hari hampir semua melemah. Sektor dengan penurunan terdalam adalah keuangan yang terkoreksi 0,98%, diikuti sektor perdagangan turun 0,90%.
Adapun saham-saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 menjadi Rp46.200, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) melonjak Rp50 menjadi Rp13.750 dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp25 menjadi Rp20.900.
Sementara saham-saham yang melemah, di antaranya PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp275 menjadi Rp20.000, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp250 menjadi Rp20.275 dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah Rp225 menjadi Rp13.425.
Baca:
IHSG Berpeluang Tutup Utang Gap
IHSG Potensi Koreksi, Perhatikan Saham Ini
(rna)
Lihat Juga :